LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'TNI punya kemampuan, harus bergerak demi WNI & harga diri bangsa'

Melindungi WNI adalah harga mati. TNI diminta segera bergerak.

2016-04-26 14:53:54
WNI disandera Abu Sayyaf
Advertisement

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menegaskan negara wajib melindungi warga negara Indonesia yang disandera kelompok teror Abu Sayyaf bagaimanapun caranya.

"Berapa pun ongkosnya, apa pun caranya, negara harus melindungi warganya," ujar Nurhayati di gedung parlemen, Jakarta, Selasa (26/4).

Dia mengaku prihatin karena hingga saat ini tidak banyak informasi lanjutan terkait upaya pembebasan WNI. Dia meminta pemerintah segera melakukan lobi terhadap pemerintah Filipina agar dapat ikut terlibat membebaskan WNI.

"Diplomasi pun harus ada jangka waktunya. Kita ini punya TNI yang luar biasa. Patut diingat ini terkait harga diri bangsa dengan 250 juta jiwa penduduk," ujar Nurhayati.

Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan proses pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok bersenjata di wilayah laut Filipina sejak beberapa waktu lalu bukan sesuatu yang sederhana.

Menurut Presiden, semua pihak harus mengerti dan memahami bahwa persoalan penyanderaan bukan perkara gampang.

Namun, Presiden menegaskan pihaknya tidak pernah menyerah dan terus memproses upaya pembebasan terhadap WNI.

Dia mengatakan, operasi siang malam selalu ditindaklanjuti untuk memastikan posisi para sandera termasuk tetap dilakukannya komunikasi yang intens dengan Pemerintah Filipina.

Baca juga:
Jokowi soal Abu Sayyaf: Kita tak pernah kompromi dengan uang tebusan
Sikat Abu Sayyaf, Jokowi undang Panglima Militer Filipina & Malaysia
JK tak ingin WNI sandera Abu Sayyaf bernasib seperti WN Kanada
Jokowi beberkan kesulitan Indonesia tembus Filipina bebaskan sandera
Pasca eksekusi sandera Abu Sayyaf, keluarga Kapten Ariyanto panik

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.