TNI AU tepis kabar hoax soal pendidikan Marsekal Hadi Tjahjanto
TNI AU tepis kabar hoax soal pendidikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Di sosial media beredar informasi jika Marsekal Hadi merupakan lulusan bintara Polri yang sempat bertugas sebelum kemudian lulus seleksi masuk Akademi Angkatan Udara.
Marsekal Hadi Tjahjanto akan dilantik sore ini menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Di sosial media beredar informasi jika Marsekal Hadi merupakan lulusan bintara Polri yang sempat bertugas sebelum kemudian lulus seleksi masuk Akademi Angkatan Udara.
"Satu lagi letting kita putra terbaik bangsa alumni SEBA Polri Singaraja (Seba 5) 1986/1987 Pleton 1 jadi calon Panglima TNI. Bravo SEBA V Singaraja. Baru setahun tugas di res Sumba NTT, lulus Akabri AU," tulis seorang netizen bernama Herman.
TNI AU membantah kabar tersebut. Lewat akun twitternya, TNI AU menjelaskan Marsekal Hadi masuk AAU setelah lulus SMA. Dia tak pernah menjadi anggota Polri.
"Berita ini adalah hoax, mungkin ada yg namanya sama. Tapi Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tidak pernah mendaftar selain Akabri pada waktu itu," kata TNI AU, Jumat (8/12).
Dulu memang ada program bagi bintara TNI/Polri yang dianggap berprestasi untuk mengikuti seleksi di Akabri. Namun TNI AU telah memastikan Marsekal Hadi tak termasuk di dalamnya.
"Sudah airmin klarifikasi kemarin bahwa berita tersebut tidak benar (hoax). Dulu memang ada namanya program "Ganesha", merekrut prajurit aktif untuk diseleksi masuk AAU. Tapi untuk Marsekal TNI Hadi Tjahjanto murni melalui seleksi Akabri yang dilaksanakan bagi lulusan SMA," kata TNI AU.
Marsekal Hadi Tjahjanto merupakan lulusan AAU tahun 1986. Dia kemudian lulus sekolah penerbang tahun 1987. Selama karirnya, Hadi pernah menjadi Komandan Lanud Abdurahman Saleh, Sesmil Presiden Jokowi dan Irjen Kemenhan sebelum diangkat sebagai Kepala Staf TNI AU.