TNI AD tangkap pelaku pembakaran hutan lindung di Kampar
TNI AD tangkap pelaku pembakaran hutan lindung di Kampar. TNI AD menyerahkan pelaku ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kabun kabupaten Rokan Hulu untuk dimintai keterangan.
Anggota TNI AD menangkap seorang terduga pelaku kebakaran hutan dan lahan di kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi, yang berada di perbatasan kabupaten Kampar dan Rokan Hulu, Riau, Jumat (16/9).
"Iya benar, kita telah amankan pelaku inisial RB sekitar pukul 14.00 WIB tadi, saat anggota kita bersama polisi melakukan pemadaman," ujar Komandan Distrik Militer 0313/Kampar, Letkol Kav Yudi Prasetyo.
Menurut Yudi, pihaknya menangkap Rian Barus tak lepas dari koordinasi dengan Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin yang menemukan awal terjadinya kebakaran di lokasi Hutan Lindung Bukit Suligi beberapa hari lalu itu.
TNI AD yang juga melihat kepulan asap dari darat di hutan lindung Bukit Suligi itu, pun langsung menuju lokasi dan mencari keberadaan pelaku yang diketahui berlari dari hutan yang terbakar. Beberapa hari dalam pelarian, akhirnya RB berhasil dibekuk tanpa perlawanan.
"Ketika berhasil ditangkap, lalu kita interogasi kenapa dia kabur. Dan diakuinya, dia lah penyebab kebakaran di titik api hutan lindung itu," ujarnya.
Setelah itu, TNI AD menyerahkan pelaku ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kabun kabupaten Rokan Hulu untuk dimintai keterangan.
Yudi berharap dengan diamankannya pelaku, maka dapat terungkap pelaku lain yang telah menyebabkan Bukit Suligi terbakar selama sepekan dan hingga kini sisa kebakaran masih menimbulkan kabut asap. Yudi curiga, pelaku tidak bekerja sendirian.
Yudi juga mengakui, tidak mudah untuk mencapai lokasi terbakar di hutan lindung Bukit Suligi itu, sebab hutan belantara yang sangat luas dan akses jalan yang tak dapat ditempuh kendaraan juga menjadi kendala sehingga kejar-kejaran dengan para pelaku perambahan hutan itu.
"Saat anggota kita padamkan api di atas bukit, malah terjadi kebakaran di kaki bukit. Lalu saat kita di kaki bukit, di atas bukit kembali terbakar. Kita duga ini sengaja dibakar," katanya.
Dugaan itu diperkuat dengan adanya temuan sepeda motor tidak bertuan di sekitar lokasi kebakaran hutan lindung itu, sementara kunci kendaraan tidak ada.
Baca juga:
Pantauan NASA, 50 persen titik panas di Sumatera akibat karhutla
Polda Riau baru tetapkan 2 korporasi tersangka karhutla
Pantau kebakaran hutan lewat udara, TNI AU lihat 2 orang kabur
Puluhan mahasiswa gelar aksi di Bundaran HI tolak Karhutla
Pemerintah diminta keluarkan solusi konkret tangani kebakaran lahan
Ketegasan Kapolri coba bongkar SP3 perusahaan dalam kasus Karhutla
Hikayat tanah ulayat di Rokan Hulu & Hilir yang hangus terbakar