LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

TKW asal Buleleng meninggal dunia di Turki karena sakit

Sebulan sebelumnya, keluarga mendapat kabar jika Sujeni menderita sakit kronis.

2016-07-12 18:36:00
TKI
Advertisement

Ketut Sujeni (50), ‎tenaga kerja wanita (TKW) asal Buleleng meninggal dunia di Turki. Sebelumnya, sebulan yang lalu, keluarga mendapat kabar bahwa Sujeni menderita sakit kronis. Rencananya, jenazah akan sampai di rumah duka, Selasa (12/7) malam.

Pemulangan jenazah istri dari Gede Laba ini melalui koordinasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng, dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di Denpasar.

"Memang benar ada TKW asal Buleleng meninggal karena sakit di Turki, setelah dapat informasi kami langsung koordinasi. Dari informasi awal kami terima, jenazah akan dibawa pulang hari ini (Selasa) malam. Sementara penanganan masih dilakukan BP3TKI Denpasar. Kalau jenazah cepat dipulangkan kami segera menengok ke rumah duka," ujar Kepala Disnakertrans Buleleng, Made Priyanti Putri Koriawan, Selasa (12/7).

Menurutnya, pemulangan jenazah dari Turki ke Tanah Air ada persyaratan dan prosedur tertentu, dan itu membutuhkan waktu tidak sebentar. Sebab masih diperlukan koordinasi perusahaan tempat Sujeni bekerja dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Turki.

"Sejak kami mendapatkan informasi ada warga Buleleng meninggal, kami terus melakukan pemantauan. Kalau informasi awal, katanya korban mengalami sakit infeksi empedu dan sempat mendapatkan penanganan medis di Turki, tapi nyawanya tidak terselamatkan," tutur Dwi Priyanti, lewat telepon seluler.

Hingga saat ini Disnakertrans Buleleng, masih berusaha agar jenazah Sujeni bisa segera dipulangkan dan berharap tidak mengalami kendala administrasi. Sebab dari pengalaman sebelumnya, pemulangan jenazah dari luar negeri ke Tanah Air sering terkendala masalah administrasi.

"Kami masih terus berkoordinasi untuk memastikan kedatangan jenazah. Kami akan monitor lagi, kapan datangnya jenazah ke Buleleng," pungkas Dwi Priyanti.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.