TKI dari Bali dikirim jadi terapis spa di Jepang
Pemerintah setempat menilai lebih baik kerja di Spa daripada jadi pengangguran di Kampung.
Di tengah polemik pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri, pemerintah kabupaten Klungkung di Bali justru memberdayakan masyarakatnya untuk diberangkatkan ke Jepang. Di negeri sakura itu mereka akan dipekerjakan sebagai 'Tukang Pijat' atau istilah kerennya Spa.
Hal itu dilakukan dalam upaya menekan angka pengangguran di Klungkung. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertran) Klungkung membuka jalur tenaga kerja ke Jepang.
"Sekarang ini peluang Spa di jepang sangat besar. Bahkan kabarnya untuk tenaga Spa membutuhkan 5. 000 orang, di Jepang," Kata Sosnakertran Kabupaten Klungkung, IB Adnyana Minggu (7/12).
Dengan dibutuhkannya banyak tenaga Spa di Jepang, merupakan peluang besar. Daripada jadi pengangguran di daerah sendiri. Setidaknya itu dapat mengurangi pengangguran di Klungkung.
"Untuk Spa peluang sangat terbuka kalau anak- anak kita mau. Itu bagus sekali," ujarnya.
Sementara itu ditambahkan asisten II Pemkab Klungkung Ketut Swayadnya punya gagasan untuk membantu dengan memberikan pinjaman kepada tenaga kerja yang mau bekerja ke luar negeri.
"Rencana ke depan kita bisa membantu dengan memberikan pinjaman ke tenaga kerja kita yang mau ke luar negeri untuk bekerja," ujarnya.
Baca juga:
Pengakuan SPG kosmetik banting setir jadi pemijat bergembok
Pria mesum penasaran buka gembok celana wanita pemijat
Gembok tak bisa hentikan aktivitas seksual di panti pijat
Kisah celana wanita pemijat plus digembok di Malang
Ini kata cewek pemijat plus di Jakarta soal celana digembok
Tak semua panti pijat di Malang sediakan wanita bergembok