Tito: Indonesia Rawan Bencana Buatan Manusia seperti Konflik dan Teror
Di samping itu, kata Tito, bangsa Indonesia rentan dengan bencana non alam. Seperti wabah penyakit menular endemi, epidemi, pandemi layaknya Covid-19.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut, bangsa Indonesia rawan mengalami bencana buatan manusia sendiri seperti konflik kekerasan maupun serangan teror. Awalnya, dia mengatakan Indonesia merupakan negara yang berada di zona rawan bencana alam.
"Negara kita ditakdirkan oleh zona yang rawan bencana alam, terletak pada lempengan, patahan, ring of fire dengan lebih dari 100 gunung berapi yang masih aktif rentan terhadap bencana bencana seperti gunung merapi meletus, banjir, gelombang, tanah longsor, gempa bumi," kata Tito dalam acara Puncak Hari Kesiapansiagaan Bencana 2022 secara daring, Selasa (26/4).
Di samping itu, kata Tito, bangsa Indonesia rentan dengan bencana non alam. Seperti wabah penyakit menular endemi, epidemi, pandemi layaknya Covid-19.
"Juga bencana bencana yang dibuat oleh manusia sendiri, misalnya konflik kekerasan yang menimbulkan banyak korban, serangan teror dan lain lain," kata bekas Kapolri ini.
Maka dari itu, Tito mengajak semua pihak dan masyarakat untuk harus selalu siap siaga menghadapi bencana mulai dari tingkat perencanaan, eksekusi dan mitigasi.
Menurutnya, perlu bekerja sama dan berkolaborasi untuk menangani bencana bersama BNPB. Tito mengapresiasi BNPB telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam penanganan bencana seperti pandemi, gempa bumi, tsunami dan lainnya.
Baca juga:
Kemendagri: Waspada Penularan Covid-19 saat Makan-Makan di Halal Bihalal
Mendagri Terbitkan Aturan Halalbihalal 2022, Makan Minum Dibungkus & Tamu Dibatasi
Di Hadapan Mendagri, Megawati Kritik Rencana Pemekaran Daerah
Deretan Pejabat yang Hartanya Meroket dan Turun Sepanjang 2021
Mendagri Minta Kepala Daerah Buat Aturan Pemberian THR dan Gaji ke-13 ke ASN
Di Depan DPR, Mendagri Tegaskan Pemilu Tetap Digelar 14 Februari 2024