LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tips Murah Buat Disinfektan Alami

Dia menuturkan rendahnya pH dan Asam asetat yang terdapat dalam cuka akan menghambat pertumbuhan mikroogranisme.

2020-03-21 23:31:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Bagi yang tidak mendapatkan disinfektan di toko-toko kimia tak perlu khawatir. Karena sekarang anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan-bahannya pun mudah diperoleh.

Ketua umum PP Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dan Komite Ahli PMKL Kemenkes RI, Arif Sumantri mengatakan, banyak sekali disinfektan alternatif. Salah satunya cuka yang dicampur dengan minyak esensial.

Dia menuturkan rendahnya pH dan Asam asetat yang terdapat dalam cuka akan menghambat pertumbuhan mikroogranisme.

Advertisement

"Kita ketahui cuka merupakan antiseptik yang ringan dan minyak esensial juga menambahkan untuk kualitas anti bakteri virus dan jamur sehingga disinfektan alternatif yang alami," katanya, Sabtu (21/3).

Dia mendeskripsikan cara membuat yaitu pertama-pertama pilih kombinasi minyak esensial yang akan dituangkan bersama asam cuka seperti kayu putih, minyak cengkeh atau jeruk nipis.

Kemudian tambahkan cuka yang telah disiapkan lalu campurkan dengan air setengah gelas. Selanjutnya, tambahkan minyak esensial sebanyak 20 sampai 24 tetes. Kocok di dalam botol spoilernya setelah itu diberikan label sebagai tanda aman simpan ditempat aman.

Advertisement

"Cuka yang biasanya digunakan untuk empek-empek dipakai untuk disinfektan dengan memanfaatkan setengah cangkir gelas dan setengah gelas air ditambah 12 sampai 24 tetes minyak esensial seperti kayu manis, cengkeh, kayu putih, jeruk nipis maka akan menjadi sebuah disinfektan yaitu antiseptik," terangnya.

Arief menyatakan, bentuk disinfektan yang alami ini merupakan salah satu alternatif ketika disinfektan di pasaran dijual dengan harga yang mahal, atau terjadi kelangkaan.

"Secara tidak langsung bisa memberikan satu preventif bagi masyarakat secara mandiri," ungkapnya.

Tapi Arief menyarankan, sebaiknya media yang ingin disemprotkan harus dibersihkan terlebih dahulu.

"Agar apa? Media yang pasti akan dilakukan desinfeksi benar-benar telah bersih dari debu setelah dibersihkan baru kemudian di bilas di desinfeksi kemudian dibersihkan dan di lap dengan mikro fiber," tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mahasiswa dan Dekan Universitas Buana Karawang Kolaborasi Racik Hand Sanitizer
Di Pasaran Langka, Pelajar SMA di Palembang Produksi Hand Sanitizer
5 Fakta Hand Sanitizer, Bisa Cegah Virus Corona
Bahan Baku Membuat Hand Sanitizer Langka di Aceh
Farmasi UMP Produksi Hand Sinitizer, akan Dibagikan ke Warga Gratis

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.