Tingkatkan prestasi olahraga, Kemenpora sosialisasikan Perpres 95
Mengingat batas waktu yang tidak terlalu lama hingga Januari 2018, Menpora meminta jajaran terkait untuk segera mengadakan bimbingan teknis (bimtek), agar semuda memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan peraturan presiden.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional. Dalam pengarahannya, Menpora Imam Nahrowi menekankan perlunya seluruh stakeholder olahraga, pemerintah, KONI, dan PB cabang olahraga untuk satu visi dalam menjalankan amanah peraturan presiden tersebut.
"Amanat Perpres 95 Tahun 2017 yang telah mengeleminir SATLAK PRIMA, mempunyai semangat percepatan dan memperpendek jalur birokrasi. Ini merupakan tekad kesungguhan pemerintah untuk masalah-masalah keterlambatan apapun yang menghambat peningkatan prestasi atlet tidak terulang kembali," tegas Menpora.
Mengingat batas waktu yang tidak terlalu lama hingga Januari 2018, Menpora meminta jajaran terkait untuk segera mengadakan bimbingan teknis (bimtek), agar semuda memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan peraturan presiden. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional, khususnya Asian Games dan Asian Paragames 2018.
"Proposal peningkatan prestasi dari PB cabor harus sudah masuk paling lambat tanggal 15 Desember 2017," katanya.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan berbagai hal untuk mempersiapkan aturan-aturan turunan berupa pedoman umum dan petunjuk teknis pelaksanaan Perpres Nomor 95 Tahun 2017 yang ditargetkan per Januari 2018 sudah dapat berjalan efektif.
Sosialisasi dihadiri beberapa pejabat, diantaranya Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Asdep Olahraga Prestasi Chandra Bhakti, Sesdep IV Aris Subiono, Karo Humas dan Hukum Amar Ahmad, Wakil Ketua KONI Suwarno dan para pimpinan PB Induk Cabang Olahraga.
Baca juga:
Pesan Menpora di Harlah ke 50 Korpri
Ngopi bareng Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora dengan 35 pemuda antar negara
Firman Utina gelar turnamen usia dini, gandeng Kemenpora
Kemenpora pertanyakan alasan PSSI copot Indra Sjafri
Kemenpora sarankan ketum PSSI tak rangkap jabatan