Tingkat Keterisian Tempat Tidur Isolasi Pasien Corona di Bekasi Hanya 17,94 Persen
Pemerintah Kota Bekasi mencatat tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit milik pemerintah hanya 17,94 persen, jauh menurun di bandingkan periode awal tahun yang mencapai 80 persen lebih.
Pemerintah Kota Bekasi mencatat tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit milik pemerintah hanya 17,94 persen, jauh menurun di bandingkan periode awal tahun yang mencapai 80 persen lebih.
"17,94 persen tersebut di antaranya berasal dari enam rumah sakit," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezy Syukrawati dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (19/5).
Enam rumah sakit tersebut berkapasitas tempat tidur mencapai 448, di mana yang terpakai untuk pasien Covid-19 sekarang 80. Artinya tempat tidur kosong mencapai 336.
Adapun rumah sakit milik pemerintah antara lain empat RSUD Tipe D di Bantargebang, Jatisampurna, Pondok Gede dan Bekasi Utara, kemudian ada RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid, dan RSD Stadion Patriot Chandrabaga.
"Artinya pengendalian Covid-19 ini berhasil menurunkan BOR yang signifikan. Bahkan, di RSD Stadion tidak ada pasien sama sekali," kata dia.
Meski demikian, pemerintah mewaspadai gelombang kenaikan. Namun sejauh ini masih cukup terkendali. Dari ratusan pemudik yang masuk ke Kota Bekasi, baru ditemukan tiga kasus positif Covid-19.
Dilansir dari situ corona.bekasikota.go.id, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi secara kumulatif mencapai 43.295, di mana kasus aktif sekarang 232, kasus sembuh sebanyak 42.513 dan pasien meninggal dunia 550.
Baca juga:
Hadapi Kemungkinan Lonjakan Kasus Corona, Pemkot Tangerang Siapkan 7 Tempat Isolasi
Data Terkini Kasus Covid-19 di Jakarta per 19 Mei 2021
Cara Pemerintah India Menangani Lonjakan Kasus Covid-19
Update Terkini Kasus Covid-19 di Indonesia per 19 Mei 2021
Cerita Dubes Soal Warga Rusia Tidak Takut Terpapar Covid-19 dan Enggan Divaksinasi
Usai Lebaran, Okupansi Ruang Isolasi Covid-19 Palembang Meningkat Dekati 60 Persen