Tina Talisa Sebut Strategi Debat Ma'ruf Amin Irit Bicara, Jokowi Menyerang
Cawapres Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin tidak banyak berbicara dalam debat Pilpres perdana. Ma'ruf terhitung hanya bicara banyak ketika pertanyaan terkait terorisme.
Cawapres Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin tidak banyak berbicara dalam debat Pilpres perdana. Ma'ruf terhitung hanya bicara banyak ketika pertanyaan terkait terorisme.
Anggota tim debat pasangan calon presiden nomor urut 01, Tina Talisa mengakui bahwa itu menjadi bagian strategi mereka. Bahwa ada pembagian peran antara Jokowi dan Ma'ruf Amin.
"Itu bagian strategi kami dari pembagian peran dan bicara Pak Jokowi dengan kiai Ma'ruf Amin," ujar dia di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/1).
Dalam debat, terlihat ada miskomunikasi saat Jokowi melemparkan jawaban ke Ma'ruf Amin. Namun, Ma'ruf hanya menjawab "saya mendukung pernyataan pak Jokowi."
Menurut Tina, hal itu bukan bagian dari strategi bahwa Cawapres harus menimpali. Dia berdalih tak mematok durasi untuk Capres-Cawapres menjawab.
"Kami enggak sekaku itu soal durasi sekian harus berhenti," ucapnya.
Sementara, Jokowi dalam debat berulang kali menyerang pasangan calon presiden nomor urut 02 dengan masalah rekam jejak. Jokowi mengungkit dia tidak memiliki masalah HAM masa lalu dan tidak terlibat korupsi.
Tina mengatakan memang strategi yang dilakukan bahwa Jokowi bermain gaya menyerang. "Pak Jokowi pernah menyebutkan kita harus lebih offensive," kata dia.
Baca juga:
Amien Rais Soroti Jokowi Dominasi Debat dan Tak Beri Kesempatan Ma'ruf Amin
OSO dan TGB Yakin Elektabilitas Jokowi Naik Usai Debat Capres
JK Soal Prabowo di Debat: Karakter Begitu Cepat Terpancing, Bikin Tensi Naik
Massa Pendukung Jokowi di Lokasi Debat Capres-Cawapres Dihibur Musik
Sekjen Gerindra Protes Jokowi: Kenapa Jadi Menyerang Partai?
Omzet Pedagang di Sekitar Lokasi Debat Capres-Cawapres Naik