LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tim SAR Temukan Titik Diduga Lokasi Black Box, Tapi Terhalang Puing & Ombak

"Karena di bawah masih banyak di puing-puing dengan sabar tetap melaksanakan pencarian, karena situasi tidak seperti kemarin. Hari ini berombak, yang mempengaruhi jarak pandang. Tetap sabar dan mencari sesuai dengan profesionalisme," ujarnya.

2021-01-11 18:13:20
Sriwijaya Air
Advertisement

Tim SAR telah menemukan titik diduga keberadaan black box milik Sriwijaya Air SJ182. Operasi ketiga hari ini, difokuskan di lokasi dimana dugaan black box tersebut berada.

"Jadi sektornya sudah tinggal satu kita buat segitiga dari hasil evaluasi tadi malam yang panjang lebarnya kurang lebih 140x100 meter semua penyelam difokuskan di sini, karena kemungkinan black box ada di sana," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI, Yudo Margono kepada wartawan, Senin (11/1).

Namun demikian, Yudo menyampaikan bila kondisi di area pencarian kotak hitam tersebut masih terhalang puing-puing yang menghalangi operasi pencarian, termasuk ombak yang cukup besar.

Advertisement

"Karena di bawah masih banyak di puing-puing dengan sabar tetap melaksanakan pencarian, karena situasi tidak seperti kemarin. Hari ini berombak, yang mempengaruhi jarak pandang. Tetap sabar dan mencari sesuai dengan profesionalisme," ujarnya.

Sedangkan untuk memaksimalkan pencarian kotak hitam, Yudo menyebutkan sampai saat ini telah terdapat 14 KRI yang di layarkan untuk mencari pesawat Sriwijaya.

"Ada 14 KRI. Kemarin delapan ada tambahan enam yang mau Latihan di Natuna, tunda demi melaksanakan operasi kemanusiaan. Sehingga dilanjutkan ketika SAR Selesai," jelasnya.

Advertisement

Sementara bila terdapat puing berat yang menghalangi proses pencarian kotak hitam, Tim SAR pun telah mengerahkan KRI Cirebon dan Mentai dengan perlengkapan crane atau mesin pengangkat dengan kekuatan lima ton.

"Untuk antisipasi kalau ada bongkahan pesawat yang besar. KRI Cirebon dan Mentai yang bisa mengangkat lima ton," jelasnya.

Selain itu, guna mendukung kesehatan para personel yang melakukan operasi evakuasi dan pencarian, dikirimkan KRI Semarang selaku kapal rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan.

"Kita datangkan KRI Semarang untuk istirahat dan tentunya agar lebih dekat lagi istirahatnya," ujarnya.

Baca juga:
Menhub Minta Sriwijaya & Jasa Raharja Beri Layanan Terbaik ke Keluarga Korban
Cerita Orangtua di-Video Call Putri Dua Jam Sebelum Naik Pesawat Sriwijaya SJ182
Okky Bisma, Korban Pertama SJ-182 yang Berhasil Teridentifikasi
Rencana di Pontianak Cuma Sehari, Kakak Beradik Asal Sragen Jadi Korban Sriwijaya Air
Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Beri Bantuan ke Keluarga Korban Sriwijaya Air

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.