LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tim Riset Uji Klinis Sebut Vaksin Covid-19 Sinovac Tidak Membuat Kantuk dan Lapar

"Ya efeknya umumnya timbul rasa sakit biasa seperti habis disuntik, lalu pegal-pegal, nyeri, bengkak kemerahan. Itu hal-hal yang ringan ya," ujar Rodman

2020-09-01 21:23:19
vaksin covid-19
Advertisement

Juru Bicara Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, dr Rodman Tarigan, mengungkapkan efek samping yang akan dialami oleh relawan pasca disuntik vaksin Sinovac. Normalnya, lengan atau badan orang yang disuntik akan merasa pegal dan nyeri. Selain itu, lengan akan bengkak sampai warna kulit berubah menjadi kemerahan di bagian area penyuntikan. Menurutnya efek tersebut hal yang wajar.

"Ya efeknya umumnya timbul rasa sakit biasa seperti habis disuntik, lalu pegal-pegal, nyeri, bengkak kemerahan. Itu hal-hal yang ringan ya," ujar Rodman saat dihubungi merdeka.com, Selasa (1/9).

Rodman mengatakan, sejauh ini belum ada laporan terkait efek samping yang timbul dari relawan di luar dari yang disebutkan. Seseorang yang disuntik vaksin Covid-19 juga bisa demam. Tapi sejauh ini, dia belum mendapat laporan terkait relawan yang sampai timbul demam. Rodman berharap, para relawan tidak ada yang mengeluhkan demam sampai masa uji klinis ini berhasil.

Advertisement

"Laporan yang masuk ke saya masih normal semua ya. Kadang-kadang malah timbul demam tapi laporan demam sampai hari ini belum ada, seterusnya semoga tidak ada efek demam," ujarnya.

Rodman pun mengatakan bahwa tidak ada efek samping seperti mengantuk, lemas dan lapar. Menurutnya, jika ada relawan yang melaporkan tiga situasi tersebut, maka perlu dikonfirmasi kembali kepada para relawan itu terkait jam tidur maupun jam makan sebelum pemeriksaan. Menurutnya, ketiga efek samping itu bukan efek yang biasa dari penyuntikan vaksin.

"Kalau dia merasa lemas dan ngantuk harus ditanya lagi. Mungkin terlalu lama menunggu saat diperiksa atau dia kurang tidur. Deg-degan semalaman karena takut, jadinya enggak bisa tidur deh. Kan bisa saja, jadi banyak faktor," ungkapnya.

Advertisement

"Kalau kelaparan kan bisa juga karena nunggunya kelamaan dan belum sempat makan, jadi habis disuntik merasa lapar," imbuhnya

Dia menambahkan, memang ada pemberitaan yang menyebutkan salah satu driver ojol merasa nafsu makannya bertambah pasca disuntik vaksin Sinovac. Terkait hal itu, tim riset akan melakukan penelitian lebih lanjut.

"Soal nafsu makan jadi bertambah, nanti kita teliti lebih lanjut lagi, tapi jadi bagus kan itu. Jadi nafsu makan tapi mungkin itu efek yang lain kali ya atau sugesti," ujarnya

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun ikut membagikan ceritanya soal efek samping yang ia alami pasca disuntik vaksin. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merasakan kantuk dan lapar yang tidak seperti biasanya. Seperti yang diketahui, Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil ini ikut menjadi relawan uji klinis fase ketiga vaksin dari Biotech Sinovac, China.

"Selama 5 menit pegal, cenat-cenut dan mati rasa agak terasa di sepanjang tangan kiri. Namun setelahnya alhamdulillah normal, hanya jadi rada mengantuk dan lapar yang tidak biasanya," kata Kang Emil dikutip dari akun twitternya @ridwankamil (29/8).

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.