Tim Khusus Deninteldam I/BB tangkap 11 orang sedang pesta sabu
Kapendam Kolonel Inf Roy Sinaga mengatakan, merancang strategi untuk menangkap para tersangka. Dua orang anggota Tim Khusus Denintel ditugaskan menyamar sebagai pembeli. Sedangkan berpencar. Namun masih berada di Komplek Perumahan Abdul Hamid.
Deninteldam I/Bukit Barisan meringkus 11 orang yang sedang pesta sabu-sabu Komplek Perumahan Abdul Hamid Nasution Jalan Medan-Binjai Km 10 Ds. Lalang, Kecamatan, Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Selain menangkap tersangka, Tim Khusus Deninteldam I/BB menyita sabu sebanyak 113,77 gram dan ganja 0.92 gram.
Kapendam Kolonel Inf Roy Sinaga mengatakan, merancang strategi menangkap para tersangka. Dua orang anggota Tim Khusus Denintel ditugaskan menyamar sebagai pembeli. Sedangkan berpencar. Namun masih berada di Komplek Perumahan Abdul Hamid.
"Dandenintel, sebelumnya mendapatkan informasi dari warga tentang aktifitas tersebut (pesta sabu), kemudian menindaklanjutinya dengan membentuk Timsus untuk mendalaminya," kata Roy dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (18/10).
"Karena informasi yang didapat sudah sangat meresahkan warga sekitar, maka operasi yang dijalankan ini sangat rahasia supaya tidak gagal," sambung Roy.
Operasi itu dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Satu-persatu pelaku berhasi diringkus. Totalnya mencapai 11 pelaku.
"Setelah dilakukan pemeriksaan sementara, karena mereka seluruhnya warga sipil, akan kita serahkan ke pihak BNN Provsu berikut barang bukti untuk proses selanjutnya. Ini kami lakukan semata-mata hanya untuk membantu masyarakat supaya tidak resah dan sekaligus turut mendukung upaya Polri dan BNN dalam membantas narkoba," jelasnya.
Sementara itu Wadir Narkoba Polda Sumut AKBP Franky Yusandi mengatakan, penangkapan yang dilakukan oleh personel Deninteldam I/BB ini menunjukkan tingginya sinergitas antara TNI dan Polri dalam pemberantasan narkoba.
"Ini menunjukkan sinergitas antar instansi, khususnya TNI dan Polri sangat penting dalam pemberantan narkoba di wilayah Sumatera Utara," terangnya.
Wadir Narboka Sumut ini menjelaskan, peredaran narkoba di Sumut sudah sangat mengkhawatirkan, di mana sepanjang tahun 2018 hingga bulan Oktober ini saja, kasus narkoba di Sumut yang ditangani pihak Kepolisian mencapai 5000-an kasus dengan jumlah tersangka 6000 orang lebih.
"Jadi penangkapan yang dilakukan oleh teman-teman TNI sangat positif dan sangat membantu kami dalam pemberantasan narkoba," ujarnya.
Pihaknya akan menerima para tersangka untuk pendalaman kasus dan menetapkan statusnya. "Untuk memudahkan penyelidikan lebih lanjut, pihak Kepolisian akan selalu berkoordinasi dengan personel Deninteldam I/BB," kata dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jadi pengedar ganja, dua mahasiswa diciduk polisi
Musnahkan 4,1 kg sabu, polisi klaim selamatkan 41 ribu warga Kalbar
Baru keluar penjara, residivis kasus narkoba di Depok kembali ditangkap polisi
Herman diringkus polisi saat antar sabu pesanan adik di Lapas Kerobokan
Polisi sebut Berau jadi jalur penyelundupan sabu dari Malaysia, 20 pelaku ditangkap
Terduga bandar narkoba ditembak mati polisi, keluarga lapor Propam
Bawa ganja 250 kg, dua orang dibekuk di Pelabuhan Bakauheni Lampung