LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tim independen Polri diragukan mampu telusuri testimoni Fredi

Romo Magnis tak percaya dengan tim independen yang dibentuk oleh Polri.

2016-09-08 21:27:00
Testimoni Fredi Budiman
Advertisement

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkeras tidak ada nama-nama aparat penegak hukum dalam video testimoni terpidana mati Fredi Budiman. Namun, pernyataan Tito Karnavian itu tak membuat sejumlah kalangan percaya karena video testimoni tersebut tak dibuka ke publik.

Rohaniwan Franz Magnis Suseno mengatakan sudah seharusnya ada tim independen yang dibentuk. Namun, tim tersebut bukan diisi oleh kalangan dari perwakilan Polri, BNN maupun instansi lain yang diduga memiliki keterkaitan dalam praktik perdagangan narkoba.

"Apa yang dikatakan oleh Fredi itu adalah sedikit gawat sehingga pemerintah wajib mengangkat suatu komisi independen yang terdiri dari orang-orang yang sangat cakap, misalnya ada hakim yang bagus, mungkin ada juga polisi pensiunan yang menelusuri hal itu," katanya ditemui usai mengisi sebuah diskusi di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (8/9).

"Tidak mungkin hal itu (penelusuran) dilakukan oleh lembaga-lembaga yang dituduh," sambungnya.

Romo Magnis, begitu dia akrab disapa, mengakui memang tak percaya dengan tim independen yang dibentuk oleh Polri yang ditugaskan menelusuri adanya dugaan aparat ikut menjadi bagian dalam sindikat narkoba Fredi Budiman. Maka dari itu, dia mendesak adanya tim independen lain yang dibentuk dengan diisi oleh orang-orang yang dianggap memiliki kredibilitas.

"Polisi boleh saja menelusuri tapi tidak cukup. Harus dibentuk komisi independen lain," tegasnya.

Dia mengatakan apabila benar adanya aparat yang ikut terlibat, dia menyatakan keprihatinannya. Sebab, aparat bertugas sebagai penegak hukum justru malahan menjadi bagian dari sindikat narkoba.

"Aparat negara yang sebetulnya bertanggungjawab ini malah melindungi. Ini perlu ditelusuri," katanya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Tim Independen pencari fakta yang dibentuk Polri dengan tegas menyatakan tidak ada tiga nama yang disebut Fredi dalam video tersebut.

"Karena yang saya lihat tidak ada nama-nama polisi yang disebutkan terkait aliran dana. Tolong ini ditekankan dalam kaitan aliran dana tidak ada," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/9).

Tito mengaku belum mendapat laporan dari Tim Independen terkait tiga nama pejabat aparat hukum yang disebut dalam video. "Saya belum tahu, saya belum dapat laporan yang ingin saya klarifikasi," ujar dia.

Bukan tanpa alasan dia bersikukuh kalau dalam video itu Fredi tidak pernah menyebut tiga nama tersebut. Sebabnya, dia mengklaim sudah menonton seluruh isi video dan menyerahkannya langsung kepada Ketua Tim Independen.

"Saya sudah mendapatkan video, video ini saya serahkan pada Irwasum untuk dipertontonkan pada Tim Independen termasuk eksternal seperti Effendy Gazali, Hendardi dan Poengky biar semua melihat," ucap Tito.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.