Tiga wisatawan tewas tenggelam di Sawarna
Ketiga korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena sudah empat hari terseret ombak.
Tiga pelajar SMA Bandung, Jawa Barat, terseret ombak Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, ditemukan tewas, Sabtu (7/7) kemarin. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena sudah empat hari terseret ombak.
"Ketiga pelajar itu bernama Rama (16), Dimas Galih Putra (17) dan Pratama Buana (16). Semua korban itu warga Bandung," kata Koordinator Pengamanan Pantai Selatan Lebak Erwin Komara, saat dihubungi, Senin. Demikian ditulis antara, Senin (9/7).
Dimas Galih Putra warga Komplek Sarijadi, Bandung dan Pratama Buana warga Sangkuriang, Bandung, ditemukan di Pantai Ciantir. Sedangkan, Rama warga Kompleks Lanud Husen Bandung ditemukan di Pantai Legon Pari.
"Semua korban terseret ombak sudah dibawa oleh keluarganya ke kampung halamannya," katanya.
Menurut dia, peristiwa kecelakaan laut tersebut korban bersama rombongan mengunjungi objek wisata Pantai Sawarna, Rabu (4/7).
Rombongan pelajar SMA Husen Bandung itu memanfaatkan liburan sekolah untuk berekreasi ke sejumlah Pantai Selatan Lebak. Sebagian rombongan itu memilih menikmati panorama alam dengan khas deburan ombak disertai tiupan angin Pantai Sawarna. Namun, empat pelajar itu memilih berenang di sekitar objek wisata Pantai Ciantir.
Warga setempat sempat melarang wisatawan berenang di sekitar kawasan Pantai Sawarna, karena kondisi cuaca memburuk, selain ombak tinggi juga tiupan angin kencang. Larangan tersebut guna mencegah kecelakaan laut bagi wisatawan dari luar daerah.
"Keempat pelajar itu tidak mengindahkan larangan warga dan akhirnya tiga orang terseret ombak dan seorang lagi diselamatkan warga," katanya.
Kapolsek Bayah Ajun Komisaris Pol Kusbari mengatakan pihaknya bersama Tim SAR dan petugas pengamanan pantai melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi kawasan Pantai Sawarna.
Dia menambahkan sepanjang 2012 kejadian korban terseret ombak kedua kali setelah sebelumnya empat orang pengunjung asal Jakarta tenggelam di Pantai Sawarna dan semua ditemukan meninggal.
"Kami sudah mengimbau pengunjung agar tidak berenang di sekitar Pantai Sawarna, karena berbahaya terjangan ombak tinggi," katanya.(mdk/ian)