LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tiga tahanan kabur di Medan kembali ditangkap

"Tidak ada perlawanan dalam penangkapan ketiga tahanan ini," ujar Kompol M Yoris Marzuki.

2012-07-06 15:20:15
tahanan kabur
Advertisement

Polisi menangkap kembali tiga tahanan yang sempat kabur dari penjara Polresta Medan, Kamis (5/7). Ketiganya ditangkap dalam waktu kurang dari 20 jam.

Pertama polisi menangkap Raja David Pasaribu. Raja ditangkap satpam perumahan saat baru kabur Kamis (5/7) dini hari. Yang kedua, Syamsudin alias Udin ditangkap di Binjai sekitar jam 17.00 WIB, dan terakhir Dedy Irianto Nasution yang ditangkap dekat rumahnya di Pasar 11 Tembung, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Tidak ada perlawanan dalam penangkapan ketiga tahanan ini. Bahkan, Syamsudin dan Dedy ditangkap ketika sedang tidur," ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Yoris Marzuki, Jumat (6/7) siang.

Dedy merupakan tersangka pelaku pembunuhan. Dia merupakan residivis yang sudah empat kali masuk penjara. Sementara Syamsudin masuk penjara karena terlibat pencurian dengan kerugian korban lebih dari Rp 1 miliar. Sedangkan David merupakan tersangka kasus perkosaan terhadap anak di bawar umur.

Diotaki Dedy, ketiganya melarikan diri dari rumah tahanan Polresta Medan, Kamis (5/7) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Mereka kabur setelah menggergaji jeruji besi ventilasi penjara yang menghadap ke perumahan Villa Jati Mas.

David langsung tertangkap satpam perumahan sesaat setelah melompat dari selnya. Sementara Dedy dan Syamsudin berhasil kabur lebih lama.

Dua gergaji besi yang digunakan ketiga tersangka ternyata diselundupkan pacar Syamsudin berinisial SA. Polisi sudah memeriksa perempuan itu.

"Dari pemeriksaan sementara diketahui yang bersangkutan memasukkan gergaji ke dalam  pakaian saat berkunjung. Karena dia perempuan jadi tidak diperiksa," ujar Yoris.

Dari pemeriksaan diketahui bahwa Syamsudin sudah meminta pacarnya membawa gergaji besi pada Jumat (30/6). Namun, perempuan itu baru membawanya Selasa (3/7). "Mereka mulai menggergaji malam itu juga sampai akhirnya mereka kabur pada Kamis dini hari," tutur Yoris.

Soal sanksi tambahan terhadap para tahanan, Yoris menyatakan belum bisa memastikannya. "Sanksi tambahan ada, nanti kami bahas," katanya.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.