LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tiga remaja asal Jerman masuk jurang saat mendaki di Gunung Agung

Tiga remaja asal Jerman masuk jurang saat mendaki di Gunung Agung. Ketiga warga negara asing ini masing-masing Terge Zense (17/P), Ricet Sremaem (19/L), dan Fransiskus Bermaum (19/L). Mereka terpeleset dan jatuh ke dalam jurang sedalam 15 meter lebih.

2017-08-03 20:12:12
Pendakian Gunung
Advertisement

Tim SAR berhasil menyelamatkan tiga remaja asal Jerman yang mendaki Gunung Agung Karangasem, Bali, Kamis (3/8). Upaya pencarian dan penyelamatan baru berhasil dilakukan sore hari setelah sebelumnya dikabarkan hilang kontak pada pukul 02.00 WITA.

Ketiga warga negara asing ini masing-masing Terge Zense (17/P), Ricet Sremaem (19/L), dan Fransiskus Bermaum (19/L). Mereka terpeleset dan jatuh ke dalam jurang sedalam 15 meter lebih.

Informasi dari Basarnas Bali menyebutkan, korban bersama dua orang rekannya berangkat melakukan pendakian tanpa pemandu melalui jalur Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, dini hari. Pendakian tersebut merupakan pendakian kali pertama korban dan rekannya. Sayang di tengah cuaca buruk, korban pun mengalami nasib nahas, beruntung korban berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

"Memang cuaca di atas kurang bersahabat, kabut tebal dan terjadi hujan sehingga jarak pandang kami terbatas. Itu cukup menyulitkan kami untuk melakukan evakuasi," ujar I Wayan Dek Edi Wiranatha, Koordinator lapangan Operasi SAR, dikonfirmasi, Kamis (3/8) malam.

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban setelah melakukan pendakian selama hampir tiga jam.

"Korban kita temukan di ketinggian 2.843 DPL, dengan kondisi luka di bagian kepala dan luka robek pada bagian tangan dan kakinya. Saat kita temukan, korban dalam keadaan sadar," tukasnya.

Sementara itu, dikabarkan jika ketiga wisatawan itu enggan menggunakan jasa pemandu. Padahal saat akan mendaki sudah disarankan agar menggunakan jasa pemandu,.

"Mereka tidak mau pakai jasa pemandu, katanya sudah membawa GPS," ungkap I Ketut Dana, saksi pemandu pendakian yang pertama kali menemukan korban di dasar jurang.

Saat ini korban dan dua orang rekannya berada di RS Bali Med Karangasem untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Baca juga:
Santri jatuh ke jurang di Gunung Slamet berhasil dievakuasi tim SAR
Turun dari puncak Gunung Slamet, seorang santri jatuh ke jurang
Cari turis Jerman, tim gabungan sisir jalur pendakian Gunung Sibayak
Turis Jerman hilang saat mendaki Gunung Sibayak
Polisi bantu cari bocah SMP hilang di Gunung Marapi
Siswa SMP yang hilang di Gunung Marapi akhirnya ditemukan
Kondisi lemah, pelajar SMP pendaki Gunung Marapi dirawat di RS

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.