Tiga pendaki Semeru tersesat di 'Blank 75' ditemukan selamat
Tiga pendaki Semeru tersesat di 'Blank 75' ditemukan selamat. Ketiganya atas nama Joko Rubianto (26) warga Kabupaten Jombang, Charles Simbolon warga Palembang dan Abdul Rohman warga Bangkalan madura.
Tiga pendaki jalur Gunung Semeru yang sempat hilang dari rombongan kini ditemukan. Ketiganya terpisah dari rombongan berbeda tersesar di sekitar jurang yang memiliki kedalaman 75 meter atau biasa disebut 'Blank 75' usai merayakan Tahun baru 2017 di gunung tertinggi Pulau Jawa tersebut, Senin (2/1) lalu.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) John Kenedie mengungkapkan ketiganya atas nama Joko Rubianto (26) warga Kabupaten Jombang, Charles Simbolon warga Palembang dan Abdul Rohman warga Bangkalan madura.
"Ketiganya ditemukan selamat oleh Tim SAR gabungan," ujar John seperti diberitakan Antara, Rabu (4/1).
John menjelaskan pencarian ketiga survivor dibagi menjadi dua tim yakni tim SRU Tawon Songo dengan personel sebanyak 12 orang dan SRU Ranupani sebanyak tujuh orang yang merupakan tim SAR gabungan.
"Tim SRU Tawon Songo memberangkatkan tim dengan kekuatan 10 personel dengan kendali Pelda Ocik pada pukul 08.45 Wib, kemudian pukul 11.35 Wib SRU Ranupane berada di Blank 75 menemukan tas kresek yang diperkirakan survivor bergerak ke arah timur dan tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga survivor dengan kondisi selamat pada koordinat 08.05'179.00 LS; 112.56'884.00 BT," jelasnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Agus Budianto menambahkan ketiga survivor yang tersesat tidak berasal dari satu rombongan, melainkan bertemu k
Baca juga:
Pendaki Gunung Slamet yang tersambar petir berhasil dievakuasi
Tim SAR cek info pendaki Gunung Slamet dikabarkan tersambar petir
Pendakian Gunung Merapi saat Tahun Baru hanya sampai Pasar Bubrah
17 Mahasiswa hilang saat latihan navigasi Gunung Pangrango, 1 tewas
Sempat hilang di Gunung Merbabu, Nugroho ditemukan selamat
Nekat berujung tersesat di Gunung Slamet
etika mendaki puncak Semeru (Mahameru)
"Ketiga pendaki tersebut hendak naik ke puncak, namun mengurungkan niatnya karena terjadi badai di Mahameru, sehingga mereka bersama-sama turun dan tersesat. Salah satu pendaki kemudian mengabarkan kalau tersesat kepada keluarganya melalui pesan singkat," tuturnya.
Meskipun selamat, lanjut Agus, saat ditemukan kondisi ketiganya lemas lantaran kehabisan perbekalan.
"Ketiga survivor ditemukan sekitar pukul 13.00 Wib dan mereka akan dievakuasi menuju ke Pos Tawon Songo, namun proses evakuasi tersebut membutuhkan waktu yang agak lama karena hujan deras di kawasan jalur pendakian Gunung Semeru," ujarnya.