Tiga kapal dikerahkan fokus cari badan pesawat AirAsia
Ketiga kapal itu adalah kapal Baruna Jaya, kapal MV Geo Survey dan KN Jadayat.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo mengatakan tiga kapal dengan peralatan sonar akan ditempatkan di area yang kemungkinan terbesar terdapat objek badan pesawat AirAsia QZ8501.
"Kapal Baruna Jaya, kapal MV Geo Survey dan KN Jadayat akan difokuskan di area yang diduga kuat terdapat objek badan pesawat," kata Soelistyo di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Jumat (2/1).
Dia menjelaskan, tiga kapal tersebut akan menggunakan underwater marine detection yakni side scanner sonar dan pinger location.
Sementara itu, kapal-kapal yang lain akan melaksanakan pencarian terhadap korban dan barang-barang atau serpihan dari pesawat.
Soelistyo menambahkan, objek yang ditemukan hingga saat ini masih berupa serpihan pesawat. Tim evakuasi akan terus melakukan penyisiran di lokasi pencarian.
Mengenai kondisi cuaca, Soelistyo mengatakan, laporan dari lapangan, kondisi cukup baik dibandingkan hari sebelumnya. Walaupun berdasarkan perkiraan cuaca akan terjadi badai.
"Daerah operasi, ramalan cuaca masih cukup bersahabat dan gelombang masih tinggi antara 2,5 sampai 3 meter," katanya.
Dia mengimbau, kepada seluruh tim yang berada di lokasi pencarian untuk segera beroperasi. Sebab Soelistyo khawatir, akan terjadi perubahan cuaca pada siang hingga malam hari.
"Kami akan melakukan sesegera mungkin saat kondisi cuaca yang memungkinkan penyelam untuk turun," ungkapnya.
Baca juga:
Basarnas: Fokus pencarian hari ini badan pesawat dan black box
Ini ciri 2 jenazah korban AirAsia yang baru dievakuasi, bercinci
AirAsia QZ8501 kemungkinan sempat mendarat selamat di air
Pesan Sumamik Saerah ke keluarga sebelum naik AirAsia yang jatuh
Cari AirAsia, 47 penyelam tambahan bergabung ke KRI Banda Aceh