Tiga Hektare Lahan Perkebunan dan Semak di Sepaku Terbakar
Tiga hektare lahan perkebunan dan semak belukar di Desa Bukit Raya, kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur hangus terbakar. Sepaku disebut kawasan bakal calon ibu kota baru, selain Samboja di Kutai Kartanegara.
Tiga hektare lahan perkebunan dan semak belukar di Desa Bukit Raya, kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur hangus terbakar. Sepaku disebut kawasan bakal calon ibu kota baru, selain Samboja di Kutai Kartanegara.
Keterangan diperoleh merdeka.com, kebakaran lahan perkebunan dan semak belukar itu diperkirakan terjadi sejak sore tadi, menyusul laporan dari masyarakat yang diterima BPBD PPU.
"Lokasinya di RT 12 Desa Bukit Raya di Sepaku. Kami terima informasi kejadian jam 5 sore tadi," kata Kasubid Logistik dan Peralatan BPBD PPU Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (2/9) malam.
Saat kejadian, belum diketahui persis sebab kobaran api yang berada di kawasan perkebunan itu. "Jadi menurut keterangan warga, waktu pulang dari kebun, tiba-tiba melihat api sudah besar," ujar Nurlaila.
Lima kendaraan membawa mesin portabel dari tim pemadam gabungan dari perusahaan PT IHM dan BPBD PPU diterjunkan ke lokasi kejadian. "Pemadaman manual sempat kami lakukan bersama Koramil, Polsek, PMK Sepaku, perusahaan (PT IHM), juga aparat desa dan warga, sambil menunggu bantuan tandon air dan mesin portabel," terang Nurlaila.
"Sulitnya akses ke lokasi, mobil pemadam (PMK) Sepaku dan pemadam PT IHM tidak bisa mendekat ke lokasi. Jadi pas begitu datang tandon dan mesin portabel, langsung kami lakukan pendinginan sisa-sisa bara api," jelasnya.
Perhitungan sementara, ada sekitar 3 hektare lahan perkebunan dan semak belukar yang terbakar sampai malam ini. "Kebun karet sekitar 1 hektare, kebun sawit sekitar 1 hektare. Juga semak belukar dan kebun sengon masing-masing setengah hektare," sebut Nurlaila.
"Api sudah dipadamkan sekitar jam 10 malam ini tadi. Tapi masih ada terlihat titik bakar di kejauhan. Aksesnya sulit, jauh dari lokasi awal. Dari lahan perkebunan yang terbakar itu, identifikasi sementara ada 3 pemilik lahan tinggal di Desa Bukit Raya. Satu lagi domisili di Desa Bumi Harapan," demikian Nurlaila.
Baca juga:
107 Titik Panas Kebakaran Hutan Kepung Riau
1,5 Hektare Hutan Jati di Trenggalek Terbakar
Sepanjang 2019, 2.524 Bencana Terjadi di Indonesia
Upaya Tekan Kebakaran Hutan di Kalimantan Timur Melalui Sistem Deteksi Dini
Taman Nasional Tesso Nilo Terbakar, Kawanan Gajah Sumatera Kabur ke Permukiman Warga
Aksi Presiden Bolivia Turun Tangan Padamkan Kebakaran Hutan