Tiga desa di Muara Gembong Bekasi diterjang banjir
Muara Gembong merupakan wilayah hilir aliran Kali Citarum di mana hulunya berada di daerah Purwakarta. Kondisi cuaca masih belum menentu membuat potensi air kiriman masih terjadi.
Sebanyak tiga desa di Kecamatan Muara Gembong diterjang banjir karena luapan Kali Citarum. Ketiga desa itu adalah Pantai Bahagia, Pantai Bakti, dan Pantai Sederhana, ketinggian mencapai selutut orang dewasa.
Camat Muara Gembong, Junaefi, mengatakan ada sejumlah tanggul yang jebol ketika debit Kali Citarum mengalami peningkatan yang signifikan karena kiriman dari hulu di Purwakarta. Titik tanggul jebol paling banyak berada di Desa Pantai Bahagia.
"Ada empat titik tanggul jebol, tapi sudah ditangani secara darurat menggunakan bambu dan tumpukan karung berisi pasir. Banjir pun berangsur surut," katanya ketika dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (8/2).
Meski demikian, kata dia, belum ada warganya yang mengungsi akibat banjir tersebut. Sebagian besar warganya yang berjumlah ratusan keluarga bertahan di rumahnya masing-masing.
"Logistik makanan sudah siap didistribusikan jika kondisi banjir semakin parah," kata Junaefi.
Ia mengatakan, Muara Gembong merupakan wilayah hilir aliran Kali Citarum di mana hulunya berada di daerah Purwakarta. Menurut dia, kondisi cuaca masih belum menentu membuat potensi air kiriman masih terjadi.
"Kami bersama dengan Tagana sedang memperkuat tanggul-tanggul rawan jebol dengan menumpuk karung berisi pasir," ujar Junaefi.
Baca juga:
DPRD DKI pertanyakan konsep naturalisasi sungai Anies
Banjir mulai surut, warga Kebon Pala gotong-royong bersihkan lumpur
Ini perbedaan gaya Ahok dan Anis ketika tinjau banjir di Jakarta
Banjir parah hancurkan permukiman di Bolivia, 2 orang tewas
Atasi banjir, Sandiaga sebut akan fokus penataan sodetan
Arus Bendungan Katulampa surut, Wakapolda Metro minta anak buah tetap siaga
Tak bisa ditawar, Pemprov akan relokasi bangunan liar bantaran Kali Ciliwung