LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tidur di tenda bawah pohon, Zuhri tewas diduga usai tersambar petir

Aldio Zuhri Setyawan (15), siswa MTs di Pontianak, Kalimantan Barat, meregang nyawa diduga akibat disambar petir, saat duduk di pondok bersama 3 temannya, di tengah guyuran hujan.

2018-06-22 22:09:00
Tersambar Petir
Advertisement

Aldio Zuhri Setyawan (15), siswa MTs di Pontianak, Kalimantan Barat, meregang nyawa diduga akibat disambar petir, saat duduk di pondok bersama 3 temannya, di tengah guyuran hujan.

Peristiwa itu terjadi Kamis (21/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Zuhri bersama dengan 3 temannya, berteduh di bawah tenda untuk beristirahat, lantaran sedang turun hujan. Saat itu, korban pun tertidur.

"Sekitar satu jam kemudian, 3 teman korban ini, mendengar suara petir menyambar pohon dekat tenda," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Nanang Purnomo, kepada merdeka.com, Jumat (22/6).

Advertisement

Usai terdengar suara sengatan petir, kemudian 3 teman korban yang berada di dekat tenda merasakan kram seperti tersengat listrik di bagian kaki. "Ketiga teman korban ini juga melihat korban yang sedang tidur, mengalami kejang-kejang," ujar Nanang.

Melihat korban kejang-kejang, temannya lun panik, dan berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban, dengan memberikan nafas buatan. "Tapi tidak ada perubahan, tidak ada reaksi dari korban. Sehingga meminta tolong kepada warga sekitar," tambahnya.

Kepolisian bersama dengan BPBD Bengkayang, menjemput korban di lokasi tenda, dan membawa ke RSUD Bengkayang sekira pukul 00.45 WIB dini hari tadi.

Advertisement

"Korban dinyatakan dokter medis sudah meninggal dunia. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuhnya ya. Tapi, kesimpulan yang menyebabkan korban meninggal, belum diketahui. Itu harus dilakukan autopsi," ungkap Nanang.

Nanang memastikan, Polres Bengkayang, sudah menghubungi keluarga korban terkait peristiwa itu, sekaligus meminta keterangan 3 teman korban.

"Masih berdasarkan keterangan teman-teman korban itu, bahwa korban pernah mengatakan kalau dia dalam kondisi lapar, dan takut sakit maag-nya kambuh," tutup Nanang.

Baca juga:
Petir sambar pohon di pasar, 9 pengunjung dilarikan ke rumah sakit
Berteduh, dua saudara kembar tewas disambar petir
Ini 4 sambaran petir paling parah di dunia, korbannya ratusan
2 Petani di Rokan Hilir tewas tersambar petir saat berteduh di pohon sawit
Pekerja proyek di Universitas Indonesia tewas tersambar petir

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.