Tidak Berpagar dan Gelap, Jembatan Tol Tegal Rotan Rawan Kecelakaan
Kecelakaan kerap terjadi di jembatan atas Tol BSD-Jakarta KM 06.00 A Tangerang Selatan. Sejumlah pengendara terperosok masuk ke jalan tol akibat kawasan itu tidak dilengkapi sarana penerangan dan pagar pembatas.
Kecelakaan kerap terjadi di jembatan atas Tol BSD-Jakarta KM 06.00 A Tangerang Selatan. Sejumlah pengendara terperosok masuk ke jalan tol akibat kawasan itu tidak dilengkapi sarana penerangan dan pagar pembatas.
Seperti yang terjadi pada Rabu (26/5) malam, pengemudi ojek online beserta penumpangnya terperosok ke ruas tol BSD- Jakarta. Akibat kecelakaan itu, keduanya harus menjalani pengobatan dan perawatan di RS Bintaro.
Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan Iptu Agus Sutisna menerangkan, kedua korban pengemudi ojol dan penumpangnya saat ini masih menjalani perawatan di RS Bintaro.
"Semalam langsung dibawa ke RS, informasi awal ada luka pada pengemudi dan penumpangnya," jelas Agus dikonfirmasi, Kamis (27/5).
Ari (25), juru parkir yang biasa mengatur arus masuk mobil dari Jalan Raya Tegal Rotan menuju ke pintu tol, mengaku sudah berulang kali kendaraan terperosok di lokasi itu. Bahkan sebelum kecelakaan kemarin, ada pengemudi ojek online lain yang terperosok masuk ke dalam tol.
"Sudah sering motor terperosok ke tol, karena kan ini enggak ada pagarnya," kata Ari, Kamis (27/5).
Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi Jalan Tegal Rotan Raya, jembatan Jalan Raya Tegal Rotan itu tingginya sekitar 10 meter dari Tol BSD-Jakarta. Pagar besi hanya terpasang pada sebagian ruas jalan menuju pintu tol. Sementara itu, sekitar 20 meter sisi bibir jembatan tidak memiliki pagar pembatas jalan.
"Setinggi itu, makanya kalau kendaraan nyelonong masuk kalau enggak luka-luka berat, bisa meninggal dunia," kata dia.
Ari berharap pengelola tol atau pemerintah setempat segera memasang pagar pembatas dan lampu penerangan jalan, agar kecelakaan tidak kembali terjadi.
"Mudah-mudahan ada perhatian dari pihak tol dan Pemkot Tangsel. Kalau sudah menimbulkan korban, harusnya ada perhatian lebih," harapnya.
Baca juga:
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus di Tikungan Harmoko Musi Banyuasin
Diduga Mabuk Miras Saat Mengemudi, Camat Tabrak Warga Hingga Alami Patah Tulang
Kecelakaan Pikap di Kabupaten Malang, Korban Jadi 8 Orang Tewas
Bus AKAP Rute Padang-Jakarta Terbalik di Sumsel, 4 Orang Tewas dan Sopir Kabur
Tewaskan 5 Orang, Objek Wisata Dermaga Kandi Sawahlunto Ditutup Polisi
Pikap Rombongan Arisan di Malang Tabrak Pohon, 7 Meninggal Usai Terlempar dari Mobil