Tiba di Solo, empat anak eks anggota Gafatar sakit
Ada yang sakit demam sampai hingga asma.
Puluhan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Jawa Tengah dan Yogyakarta tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (24/1) malam. Mereka langsung diangkut dengan 4 bus menuju Asrama Haji Donohudan yang berjarak sekitar 2 kilometer dengan pengawalan personel TNI dan Polri.
Namun setiba di Asrama Haji, sejumlah anak mengalami gangguan kesehatan. Mereka jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan oleh tim medis di klinik Asrama Haji Donohudan.
Arimbi misalnya, bayi asal Yogyakarta yang masih berusia 7 bulan ini mengalami suhu tinggi. Anak lainnya bernama Fabian (7) yang juga asal Yogyakarta yang menderita serangan asma. Selain kedua anak tersebut, masih ada dua anak lainnya yang mengalami gangguan kesehatan. Mereka juga dirawat di klinik Asrama Haji Donohudan.
Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Sri Puryono mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan seluruh perlengkapan dan keperluan para eks anggota Gafatar. Di antaranya konsumsi, kamar yang dilengkapi tempat tidur dan kamar mandi serta tim medis untuk mengantisipasi warga yang sakit.
"Semua sudah kami siapkan, konsumsi, penginapan dan tim medis," pungkasnya.
Sebanyak 77 orang eks anggota Gafatar tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, malam ini, Minggu (24/1). Mereka diterbangkan dengan Pesawat Lion Air JT 2685 dari Bandara Supadio Pontianak jam 17.20 WIB dan tiba di Bandara Adi Soemarmo, Solo jam 18.50 WIB.
Baca juga:
1.500 Eks pengikut Gafatar terserang ISPA di atas kapal Gilimanuk
Malam ini, puluhan eks Gafatar tiba di Solo, ratusan aparat siaga
Eks anggota Gafatar di Samboja Kaltim akan dipulangkan ke Makassar
Masyarakat diimbau tidak mengucilkan eks anggota Gafatar
Mensos minta rakyat tak musuhi eks pengikut Gafatar yang pulang
Anaknya gabung Gafatar & hilang, Abdul Hafid pantang patah semangat
Ganjar Pranowo ajak pengikut Gafatar kembali ke jalur yang benar