LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tiba di KPK, Bupati Kepulauan Talaud Ngaku Tak Terima Hadiah

Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyuni Maria Manalip tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa malam. Sri merupakan salah satu orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

2019-04-30 20:42:41
Bupati Talaud Ditangkap KPK
Advertisement

Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyuni Maria Manalip tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa malam. Sri merupakan salah satu orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Pantauan di lapangan, Sri tiba sekitar pukul 20.17 WIB. Dia dikawal oleh 5 orang petugas KPK.

Sri yang mengenakan baju batik biru, celana panjang, dan topi cokelat melangkah pelan-pelan dari halaman menuju ke pintu masuk.

Advertisement

Awak media yang menunggu kedatangan sejak tadi, lantas mencecar dengan sejumlah pertanyaan. Salah satunya soal kasus yang sedang menderanya.

Sri mengaku tak tahu-menahu bisa digiring ke KPK. "Saya bingung karena tidak ada yang saya terima tiba-tiba dibawa ke sini," ujar dia.

"Tidak benar saya terima hadiah," tuturnya.

Advertisement

Seperti diketahui, Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah dan beberapa barang berharga milik Sri Wahyuni. Sri diciduk siang tadi.

"Sejauh ini kami mengamankan sejumlah barang dan uang dengan total nilai lebih dari Rp 500 juta. Ada dua tas bernilai lebih dari Rp 100 jutaan, satu jam tangan dengan harga Rp 200 jutaan, sisanya anting dan cincin berlian," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Selasa (30/4).

Febri menjelaskan, barang bukti tersebut diduga pemberian dari seseorang terkait dengan proyek pembangunan pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kemungkinan, Febri menyebut ini bukan yang pertama.

"Kami menduga ada pemberian sebelumnya yang sudah terealisasi," ucap dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, kegiatan ini bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) sejak Senin menjelang tengah malam, 29 April 2019 di Jakarta.

"Tim juga mengamankan 4 orang pihak swasta di Jakarta dan saat ini sudah berada di kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan," kata Laode.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.