LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tewas saat antar penumpang, driver taksi online dianggap mati syahid

Edward dianggap mati syahid karena tewas saat mengantar penumpang. Mereka juga mengeluhkan masih banyaknya intimidasi dari oknum sopir taksi konvensional dan sopir angkot.

2017-08-23 16:08:24
Pembunuhan sopir taksi online Palembang
Advertisement

Saat menggelar unjuk rasa menuntut pengungkapan kasus penyerangan dan pembunuhan Edward Limba, ribuan driver angkutan online memanjatkan doa bersama. Edward dianggap mati syahid karena tewas saat mengantar penumpang. Mereka juga mengeluhkan masih banyaknya intimidasi dari oknum sopir taksi konvensional.

Doa tersebut disampaikan dalam gelaran unjuk rasa di DPRD Sumsel, Rabu (23/8). Mereka membaca surat Alfatihah dengan harapan Edward tenang di alam kubur.

Koordinator aksi, Yoyon SP mengatakan, korban diketahui baru sehari bergabung dengan taksi online, GoCar setelah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya di perusahaan farmasi di Palembang. Dia justru ditemukan tewas di Banyuasin saat mengantar penumpang.

Advertisement

"Kami doakan almarhum mati syahid. Dia tewas dibunuh saat antar orderan," ungkap Yoyon.

Dia berharap, kejadian yang alami Edward tidak terulang lagi. Sebab, peristiwa itu merupakan salah satu bentuk intimidasi terhadap driver online. Apalagi, beberapa tempat mereka tidak bisa beroperasi, seperti bandara, Pasar 16 Ilir, Universitas Sriwijaya, dan sejumlah sekolah di Palembang.

"Kami sering diintimidasi, ada yang sengaja mau menyerang dengan modus pura-pura mengorder. Kami minta jaminan keamanan," kata dia.

Advertisement

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono yang menemui massa berjanji akan mengusut tuntas aksi sweeping dan pengrusakan oleh sopir angkot dua hari lalu. Polisi juga sudah membentuk tim khusus untuk menangkap pembunuh Edward.

"Saya pastikan semuanya diproses. Saya minta kerjasama dari driver online, jika ada yang dapat informasi segera dilaporkan," kata dia.

Wahyu mengimbau driver online lebih waspada saat mengantar orderan, terutama pada malam hari dan berada di tempat-tempat sepi. Hal itu untuk menghindari peristiwa serupa terulang lagi.

"Tidak perlu was-was, tidak perlu resah tapi harus waspada. Semua pihak akan kita beri jaminan keamanan," ucapnya.

Baca juga:
Ditemukan tewas di pinggir jalan, Edward baru sehari jadi sopir taksi online
Pemakaman Edward dihadiri Wali Kota, Kapolres & driver ojek online Palembang
Pelaku dan motif pembunuhan driver taksi online masih misterius
Ribuan driver online demo kecam pembunuhan Edward di depan DPRD Sumsel
Polisi buru terduga pembunuh sopir taksi online di Palembang

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.