Tetapkan Siaga 1, TNI Sebut 5 Daerah di Mimika Ini Rawan
Pengamanan sejumlah pos daerah rawan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, kini ditingkatkan menjadi siaga satu setelah peristiwa penembakan terhadap Pos Pamrahwan Jila di Distrik Jila, Senin (9/3), yang menewaskan Sersan Kepala La Ongge.
Pengamanan sejumlah pos daerah rawan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, kini ditingkatkan menjadi siaga satu, terlebih setelah peristiwa penembakan terhadap Pos Pamrahwan Jila di Distrik Jila, Senin (9/3), yang menewaskan Sersan Kepala La Ongge.
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Infanteri Pio L Nainggolan mengatakan, perintah untuk melaksanakan siaga satu tersebut telah dikeluarkan sejak beberapa waktu lalu seiring dengan adanya informasi pergerakan kelompok bersenjata dari luar wilayah Mimika memasuki kawasan sekitar Distrik Tembagapura.
"Seperti yang sudah kami sampaikan dan perintahkan kepada seluruh jajaran untuk tetap melakukan siaga satu, apalagi setelah adanya kejadian penembakan Pos Pamrahwan di Jila tadi pagi," kata Letkol Nainggolan kepada wartawan di Timika.
Sejumlah daerah yang dianggap rawan di Mimika yaitu Jila, Jita, Agimuga, Tsinga dan Aroanop.
Dandim mengatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan terhadap insiden penembakan terhadap Pos Pamrahwan Jila tersebut, dan belum bisa memastikan kelompok bersenjata mana yang mendalangi penembakan tersebut.
"Untuk kelompok mana yang melakukan penembakan di Jila, ini masih dalam tahap penyelidikan, kami belum bisa memastikan hal itu. Yang jelas, pelaku penembakan tetap akan kami cari," ujarnya.
Letkol Nainggolan juga memastikan tidak akan ada penambahan pasukan secara khusus ke Jila pascainsiden penembakan pada Senin pagi itu. Dikutip dari Antara.
Baca juga:
Prajurit TNI yang Tewas Tertembak KKB Diketahui hendak Salat Subuh
KKB Tembak Koramil Jila Papua, 1 Prajurit TNI Terluka di Telinga
Prajurit TNI Korban Penembakan KKB di Koramil Jila Papua Meninggal
Suara Tembakan Masih Terdengar di Tembagapura
Bertambah, Ribuan Warga Tembagapura Mengungsi ke Timika
KKB Sebar Hoaks soal Kematian Aparat Keamanan dan Pengungsian