Terungkap Motif KBB Bakar Pesawat Bawa Misi Kemanusiaan di Yahukimo
Polisi mengerahkan tiga peleton untuk mendukung proses evakuasi para korban yang terlibat dalam kecelakaan pesawat.
Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengidentifikasi dugaan awal terkait motif di balik peristiwa pembakaran pesawat yang terjadi di Distrik Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Polisi mencurigai bahwa tindakan tersebut bertujuan untuk menegaskan keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sekaligus menarik perhatian dunia internasional.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa dugaan ini masih bersifat sementara karena pihak aparat belum bisa menjangkau lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Motif kemungkinan besar, kalau dugaan kita mengarah kepada KKB, adalah ingin menunjukkan kepada dunia eksistensi mereka serta mencari perhatian," ungkap Yusuf pada Kamis (2/7/2026).
Namun, Yusuf menegaskan bahwa kepolisian belum dapat memastikan siapa pelaku di balik pembakaran pesawat tersebut. Kepastian mengenai hal ini baru akan didapat setelah proses olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti dilakukan.
"Patut diduga. Karena kalau masyarakat sipil biasa, rasanya tidak mungkin mereka melakukan penyerangan terhadap satu-satunya sarana transportasi yang menjadi penghubung masyarakat di Balingga dengan dunia luar. Tetapi kami belum bisa memastikan karena belum mendatangi lokasi, belum olah TKP, dan belum mengumpulkan keterangan maupun barang bukti," tambahnya.
Saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz sedang mempersiapkan tim evakuasi untuk menuju lokasi kejadian. Polisi juga berencana melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kebakaran serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini. Untuk itu, mereka akan menerjunkan tiga peleton guna membantu mengevakuasi para korban dari pesawat sekaligus mengumpulkan bukti-bukti yang relevan terkait insiden tersebut.
"Dari Wamena. Posnya di Wamena tapi nanti pasukan bergeser dari Timika maupun dari Yahukimo kita geser sebagian," jelas Yusuf.
Pilot Pesawat dari Amerika
Penerbangan yang dibakar oleh KKB tersebut dipimpin oleh Nicholas F. Goselin, seorang pilot berkebangsaan Amerika Serikat. Pesawat itu berangkat dari Wamena dan menuju Balinggama dengan membawa tujuh orang penumpang.
Ketujuh penumpang pesawat AMA yang menuju Balinggama terdiri dari Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
"Jumlah penumpang ada tujuh orang berdasarkan manifest yang kami terima dari maskapai tersebut. Pilotnya adalah seorang warga negara AS," ujar Yusuf.