LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. NASIONAL

Terungkap Alasan Pemerintah AS Soroti QRIS di Indonesia

Pemerintah AS mempertanyakan sistem pembayaran QRIS dan GPN Indonesia yang dianggap membatasi partisipasi perusahaan pembayaran asing.

Selasa, 22 Apr 2025 11:55:40
qris
Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono mengungkapkan bahwa perhitungan batasan Rp 100.000 ini sudah dihitung dengan data yang dikumpulkan BI. (Liputan6.com/Angga Yuniar) (@ 2023 merdeka.com)
Advertisement

Pemerintah Amerika Serikat (AS) saat ini tengah mengamati dengan seksama sistem pembayaran digital Indonesia, terutama QRIS (Quick Response Indonesian Standard) dan GPN (Gerbang Pembayaran Nasional).

Dalam konteks negosiasi tarif perdagangan, AS menilai kedua sistem ini sebagai penghalang bagi perusahaan pembayaran asing, khususnya yang berasal dari AS. Penilaian ini muncul karena dianggap kurang melibatkan pelaku usaha asing dalam perumusannya serta adanya kewajiban bagi pemrosesan transaksi kartu debit dan kredit ritel domestik melalui GPN, yang infrastrukturnya berbasis di dalam negeri.

AS berpendapat kebijakan ini menciptakan hambatan perdagangan yang dapat mempengaruhi partisipasi perusahaan asing di pasar Indonesia. Di sisi lain, Indonesia memandang QRIS dan GPN sebagai langkah strategis untuk mendorong inklusi keuangan, mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menjaga keamanan data dan transaksi domestik.

Selain itu, kedua sistem ini dianggap sebagai bentuk kedaulatan ekonomi digital nasional yang penting bagi perkembangan ekonomi Indonesia.

Advertisement

Dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sedang melakukan negosiasi dengan pihak AS. Negosiasi ini mencakup potensi pengenaan tarif impor sebagai respons terhadap kebijakan yang diterapkan oleh Indonesia.

Upaya Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Ekonomi

Ilustrasi transaksi pembayaran menggunakan fitur QRIS Transfer. (Foto: Istimewa) @ 2024 merdeka.com

QRIS dan GPN merupakan dua sistem pembayaran digital yang dirancang untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. QRIS, yang telah diterapkan secara luas, memungkinkan berbagai metode pembayaran untuk terintegrasi dalam satu kode QR, sehingga memudahkan transaksi bagi masyarakat. Sementara itu, GPN berfungsi sebagai gerbang pembayaran nasional yang memastikan bahwa transaksi dilakukan melalui infrastruktur domestik.

Advertisement

BI menegaskan bahwa QRIS dikembangkan untuk mendorong inklusi keuangan dan bukan untuk menghalangi aturan main internasional. Dalam konteks ini, BI menyatakan bahwa kerja sama dengan AS sangat mungkin dilakukan, asalkan AS menunjukkan kesiapan untuk berkolaborasi dan menghormati kebijakan yang telah ditetapkan oleh Indonesia.

Sejak diperkenalkan, QRIS telah digunakan secara luas di Indonesia dan bahkan telah diterapkan di beberapa negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Rencana perluasan QRIS ke negara-negara lain seperti Korea Selatan, India, dan Arab Saudi menunjukkan ambisi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam sistem pembayaran digital di tingkat global.

Dominasi Kartu Kredit Internasional

Penggunaan QRIS di Sulawesi Tenggara meningkat signifikan hingga 275.323 pengguna pada Februari 2025, didorong oleh sinergi BI, OJK, perbankan, dan pemerintah daerah. © 2025 Antaranews

Meskipun AS mengkritik kebijakan QRIS dan GPN, kartu kredit internasional seperti Visa dan Mastercard masih mendominasi pasar Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada hambatan yang dianggap ada, perusahaan-perusahaan besar ini tetap mampu beroperasi dan menawarkan layanan mereka di Indonesia.

Keberadaan kartu kredit internasional di Indonesia juga mencerminkan bahwa meskipun ada kebijakan domestik yang ketat, masih ada ruang bagi perusahaan asing untuk berpartisipasi dalam pasar. Namun, kritik dari AS menunjukkan adanya ketegangan dalam hubungan perdagangan yang perlu dikelola dengan hati-hati oleh kedua belah pihak.

Advertisement

Dalam konteks global yang semakin terhubung, penting bagi Indonesia untuk menyeimbangkan antara kedaulatan ekonomi dan keterbukaan terhadap investasi asing. QRIS dan GPN menjadi simbol dari upaya tersebut, di mana Indonesia berusaha untuk membangun ekosistem pembayaran yang lebih inklusif dan aman bagi masyarakatnya.

Berita Terbaru
  • Momen Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di BTN Jakim 2026
  • Intip 6 Potret Taman Belakang Rumah Kris Dayanti, Hijau Menawan Bak Oase di Tengah Kota
  • Insentif Guru Madrasah non-ASN Segera Cair, Simak Informasi Lengkapnya Berikut Ini
  • Rupiah Melemah dan Harga Obat Terancam Naik, IDI Semarang : Ketergantungan Impor
  • Curhat Warga Beralih ke BBM ke Pertalite, Pertamax Naik Rp4 Ribu per Liter Tambah Beban Biaya Rumah Tangga
  • berita update
  • debit gpn
  • kebijakan tarif trump
  • kebijakan trump
  • konten ai
  • qris
  • tarif trump
Artikel ini ditulis oleh
Editor Achmad Fikri Fakih Haq
A
Reporter Achmad Fikri Fakih Haq
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.