Tertular suami gemar 'jajan', 23 IRT di Sumsel idap HIV/AIDS
Istri yang setia malah menjadi korban kenakalan suami.
Angka pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), di kalangan ibu rumah tangga (IRT) Sumatera Selatan pada 2015, terbilang cukup tinggi. Data mencantumkan ada 23 ibu rumah tangga tertular virus itu.
Mereka mengidap penyakit mematikan itu karena ditularkan suami, yang gemar berhubungan badan dengan wanita lain. Manajer Program Perhimpunan Keluaraga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel, Leonardo Sahmin mengatakan, secara umum jumlah pengidap HIV/AIDS di provinsi itu sebanyak 148 orang. Enam di antaranya meninggal dunia. Angka itu turun dibanding tahun sebelumnya mencapai 243 kasus.
"Untuk tahun 2015 penderita HIV/AIDS di Sumsel ada 148 orang, 23 orang di antaranya dari kalangan ibu rumah tangga," kata Sahmin, Selasa (1/12).
Menurut Sahmin, jika dibanding dengan wanita pekerja seks komersial (PSK), IRT yang pengidap HIV/AIDS lebih banyak. Hal ini lantaran IRT itu tertular dari suami mereka yang kerap berhubungan bebas dengan wanita lain, tanpa pengaman.
"IRT jadi korban karena ulah suami mereka yang suka jajan di luar tidak menggunakan kondom," ujar Sahmin.
Sahmin hanya bisa berharap para suami sadar gonta-ganti pasangan sangat berpengaruh negatif bagi istrinya. Kesetiaan istri justru menjadi malapetaka bagi mereka, karena sikap suami mementingkan hawa nafsu dibanding kesehatan anak dan istrinya.
"Ini yang perlu disosialisasikan selalu. Suami harusnya sadar bahwa mereka membawa penyakit jika gonta-ganti pasangan," tutup Sahmin.(mdk/ary)