Tertinggi, jumlah penderita HIV DKI mencapai 5.117
Menkes juga memaparkan bahwa kondisi HIV/AIDS di Provinsi Papua perlu mendapat perhatian khusus.
Sebagai kota metropolitan, membuat DKI Jakarta semakin glamor. Bahkan hingga kini peringkat kota dengan pengidap HIV tertinggi masih disandang oleh DKI Jakarta. Hal ini dikatakan oleh Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, (25/6).
"Penderita HIV di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 5.117 orang. Selanjutnya adalah provinsi Jawa Timur 4.598 orang, Papua 4.449 orang, Jawa Barat 3.939, Bali 2.428, Jawa Tengah 1.602, Kalimantan Barat 1.269," kata Nafsiah.
Selain itu, Menkes juga memaparkan bahwa kondisi HIV/AIDS di Provinsi Papua perlu mendapat perhatian khusus. "Sebab sejak ditemukan HIV/AIDS di Papua tahun 2006, prevelensi HIV di Papua 2,4 persen (laki-laki 2,9 persen dan perempuan 1,9 persen)," kata Nafsiah.
"Usia 15-24 tahun sebesar 3 persen dan usia 40-49 tahun sebesar 3 persen. Ini disebabkan tingkat pengetahuan penduduk Papua mengenai HIV/AIDS masih rendah dan terbatasnya akses kondom terbatas," tandasnya.(mdk/hhw)