Tertembak saat gerebek bandar narkoba, Ipda AK Tanjung sudah membaik
Proyektil di perut Ipda AK Tanjung sudah berhasil diangkat.
Kondisi seorang anggota Polresta Medan, Ipda AK Tanjung, yang tertembak saat menggerebek bandar narkoba kini sudah membaik. Proyektil berada di tubuhnya berhasil diangkat dan dia sudah sadar.
"Kondisi korban sudah membaik, sudah sadar, sudah pulih dan sudah ditangani dokter," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso, yang menjenguk Ipda AK Tanjung, di RS Columbia Asia, Selasa (19/1).
Tanjung tertembak di dekat rusuk saat menggerebek bandar narkoba di Pematang Johar, Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (18/1). Perut perwira ini tertembak pistol rekannya, Aipda Said Fauzi, yang saat itu kepalanya terluka dipukul dengan batu.
Setelah kejadian itu, AK Tanjung dan Said langsung dilarikan ke RS Haji, Medan Estate. Karena lukanya parah, AK Tanjung dirujuk ke RS Columbia Asia, Jalan Listrik, Medan.
"Tadi malam sudah dioperasi. Proyektil dalam perut sudah bisa diambil. Luka di organ tubuh juga sudah diobati. Jadi sudah ditangani dengan baik oleh dokter," ujar Budi Waseso.
Budi Waseso menjenguk Tanjung bersama sejumlah petinggi BNN Provinsi Sumut. Tampak pula anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul, turut mendampingi.
Baca juga:
Dor! Dua polisi ditembak pengedar sabu di Tanjung Priok
Ketakutan saat Berlan digerebek, pembeli narkoba nyebur ke Ciliwung
Polisi masih cari anggota yang hanyut usai gerebek Kampung Berlan
Kodam Jaya tegaskan tak ada anggotanya terlibat keributan di Berlan
Hilang usai gerebek bandar narkoba, Bripka Taufik ditemukan tewas