LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Terpapar Covid-19, Wagub Kaltim Dalam Kondisi Sehat dan Tidak Bergejala Berat

Dalam sepekan terakhir, Hadi sempat hadiri kegiatan penggalangan dana.

2020-07-15 21:16:33
Virus Corona
Advertisement

Pemprov Kalimantan Timur memberikan penjelasan kondisi Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini. Dalam sepekan terakhir, Hadi sempat hadiri kegiatan penggalangan dana. Hadi saat ini tidak sedang dirawat di ruang karantina atau isolasi di rumah sakit. Sebab dia tidak bergejala berat dan kondisinya sehat.

"Tidak demam dan mengalami hal-hal lain seperti gejala orang terpapar virus Corona," kata Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur M Syafranuddin dalam keterangan tertulis di Samarinda, Rabu (15/7).

Syafranuddin menerangkan, kepastian Wagub Hadi Mulyadi terpapar virus Corona setelah menjalani pengecekan kesehatan rutin. Selain itu, Hadi juga akan menemani istrinya untuk menjalani operasi tiroid di RSU AW Syachranie, Samarinda.

Advertisement

Namun, dia menyebut sulit memastikan kapan dan lokasi Hadi Mulyadi tertular virus Corona. Wagub Hadi Mulyadi sepekan terakhir aktif melakukan penggalangan dana.

"Selebihnya, di kantor serta mewakili Gubernur Kaltim pada rapat paripurna DPRD Kaltim terkait pengesahan Raperda LKPJ Pemprov Kaltim menjadi Perda. Kemudian beberapa kegiatan dilakukan dengan cara Vicon (Video Conference)," ujar Syafranuddin.

Advertisement

Sejak dimulainya relaksasi di Samarinda, Hadi cukup banyak menerima tamu. Dan semua tamu aktif menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk ruangan kerja Gubernur atau Wagub, para tamu terlebih dulu diperiksa suhu badan, wajib membersihkan tangan dengan hand sanitizer serta memakai masker.

"Bahkan jika ada yang tidak membawa masker, disediakan masker gratis. Tapi, jika stok habis dengan terpaksa ditolak. Hanya saja, ada saja tamu pada saat berbicara tanpa sadar membuka masker," terang dia.

"Dalam kondisi tertentu, pejabat Pemprov Kaltim seperti Gubernur, Wagub dan Sekda, sulit menghindari jika ada masyarakat yang ingin bertemu. Sementara dalam pertemuan itu, warga masyarakat kerap tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tak memakai masker dalam jarak dekat. Kalau begini serba salah. Tapi, apa yang dialami Wagub ini akan menjadi pelajaran ke depan," jelas Syafranuddin.

Atas kejadian ini, Pemprov Kaltim akan memperketat interaksi dengan Gubernur atau Wagub meskipun dalam masa relaksasi.

"Kepada masyarakat yang merasa pernah bertamu degan Wagub Kaltim, Pemprov Kaltim memohon maaf. Ke depannya Pemprov akan melakukan pengetatan dalam berinteraksi, meski Samarinda sudah masuk fase ketiga relaksasi," tutup dia.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.