Terpapar Covid-19, Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Surabaya Meninggal Dunia
Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Surabaya yang meninggal dunia itu diketahui bernama Kartono. Ia dikabarkan meninggal dunia pada Senin (18/1) sore.
Setelah diputuskan lockdown 5 hari akibat 11 pegawai Pengadilan Negeri Surabaya terpapar Covid-19, 1 orang Panitera Pengganti (PP) yang turut terinfeksi dinyatakan meninggal dunia. Ia meninggal setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Surabaya yang meninggal dunia itu diketahui bernama Kartono. Ia dikabarkan meninggal dunia pada Senin (18/1) sore.
Hal itu pun dibenarkan oleh juru bicara PN Surabaya Martin Ginting. “Ya benar ada seorang PP atas nama bapak Kartono meninggal sore ini," kata Martin, Senin (18/1).
Ginting menyatakan, almarhum sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat sejak akhir Desember 2020. “Sudah dirawat seminggu sebelum tahun baru lalu. Sebenarnya beliau 1 tahun lagi akan pensiun,” tambahnya.
Kartono merupakan satu dari belasan pegawai Pengadilan Negeri Surabaya lainnya yang dinyatakan terpapar Covid-19. “Pada tes swab PCR massal yang digelar pada Rabu 13 Januari 2021 lalu, almarhum tidak ikut. Almarhum merupakan salah satu penderita dari 4 jumlah yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19, sebelum tes PCR massal dilakukan,” beber Ginting.
Diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melakukan lockdown pelayanan publik selama 5 hari. Hal ini dikarenakan terdapat 11 orang yang dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19 berdasarkan hasil usap atau Swab yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Keputusan lockdown ini tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya bernomor W14.U1.344/KP.04.6/01/2021. Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Dr Joni SH, MH memutuskan untuk menghentikan sementara operasional perkantoran dan layanan PN Surabaya terhitung sejak tanggal 18 hingga 22 Januari 2021.
Baca juga:
Sultan HB X Sebut Kapasitas Tempat Tidur di RS Pasien Covid-19 Telah Ditambah
Update 18 Januari: Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.804 Orang
Antisipasi Lonjakan Kasus, Satgas Siapkan Lokasi Isolasi Pasien Covid di Tasikmalaya
Banyak Warga Abai Prokes, Wali Kota Bima Arya Sebut Bogor Sedang Kritis
Tim 'Gedor Pasen' Pemkot Kediri Jemput Bola Ambil Sampel Darah Penyintas Covid-19