Teror bom Kampung Melayu, suami istri di Garut diamankan Densus 88
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan sepasang suami istri, yakni H (35) dan I (27) di Kampung Paledang RT 03 RW 13 Desa Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, Jumat (26/5).
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan sepasang suami istri, yakni H (35) dan I (27) di Kampung Paledang RT 03 RW 13 Desa Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, Jumat (26/5).
Dari penelusuran pihak kepolisian, diketahui jika I (istri dari H) merupakan adik kandung AS. Dia diduga merupakan ada kaitannya dengan peristiwa bom bunuh diri di Kampung Malayu Jakarta Timur, Rabu lalu.
Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus menyebut bahwa I merupakan adik kandung AS terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu. "Saudara H berprofesi sebagai penjahit, beralamat di Kampung Paledang Desa Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Kab. garut. Kemudian I (27) berprofesi Ibu Rumah Tangga merupakan adik kandung terduga pelaku bom (Kampung Melayu)," ujar Yusri kepada wartawan, Jumat (26/5).
Selain mengamankan dua orang, Tim Densus 88 juga melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Namun, dari hasil penggeledahan tidak di temukan ada barang bukti terkait perakitan bom atau buku-buku jihad.
"Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar dan kondusif. Tidak di temukan ada barang bukti terkait perakitan bom atau buku - buku jihad," katanya.
Menurut Yusri, rumah yang didiami saat ini oleh H merupakan rumah milik orang tuanya yang sudah ditinggali sekitar 4 tahun. Dari hasil komunikasi dengan para tetangga, diketahui jika I dikenal sebagai pribadi yang sangat tertutup dan jarang bergaul dengan masyarakat.
Saat ini H dan I telah dibawa pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga:
Polisi geledah 2 rumah kontrakan terduga teroris di Dayeuhkolot
Kapolri sebut 3 anggota Polri korban bom Kampung Melayu mati syahid
Bripda Yogi selesai jalani operasi usai kena ledakan bom Kp Melayu
Polisi sita laptop & komputer dari rumah terduga teroris di Cisarua
Jaringan bom Kp Melayu kelompok kecil, Kapolri serukan jangan takut
Mengenal Jemaaah Ansharut Daulah dan doktrinnya dalam aksi teror