Teror bom di Surabaya, Polda Banten sebar 2 pleton jaga rumah ibadah
"Yang pasti termasuk kantor instansi, apalagi Mako (Polda Banten) pada jajaran," ujarnya.
Sejumlah Rumah ibadah di wilayah hukum Polda Banten di jaga ketat, pasca teror bom gereja di Surabaya. Tidak hanya itu, pihak Polda Banten juga meningkatkan keamanan di Markas polisi dan berbagai kantor penting.
Setidaknya 2 pleton personel disebar Podla Banten."Sabhara polda dan polres ditambah Brimob polda 2 pleton. Disebar ke 7 gereja di wilayah hukum kita,"kata AKBP Whisnu, Kabid Humas Polda Banten, melalui pesan singkatnya, Minggu (13/05).
"Bukan hanya di Kota Serang, akan tetapi seluruh jajaran Polda banten, diperintahkan untuk melakukan peningkatan pengamanan pada tempat umum, tempat ibadah," tambahnya.
Whisnu mengungkapkan, Mapolda Banten dan berbagai kantor penting di wilayah hukum Polda Banten pun ikut dijaga ketat. Termasuk, anggota kepolisian diminta untuk saling menjaga, terutama saat bertugas di lapangan.
"Yang pasti termasuk kantor instansi, apalagi Mako (Polda Banten) pada jajaran," ujarnya.
Sementara itu Kapolres Serang AKBP Koamrudin mengatakan pihaknya telah melakukan peningkatan keamanan di sejumlah rumah ibadah dengan menyiagakan pasukan Brimob dan Sabhara polres Serang Kota.
Baca juga:
KNPI sebut Indonesia darurat aksi teror
Pengusaha: Teror bom Surabaya tak surutkan optimisme dunia usaha
Tempat ibadah di Bogor dijaga ketat usai insiden ledakan di Surabaya
4 Terduga teroris di Cianjur diperintahkan napi Nusakambangan serang Mako Brimob
Teror bom Surabaya dipercaya tak pengaruhi iklim investasi Tanah Air