Terminal Cicaheum kandangkan 4 bus tak laik jalan
Pihak terminal tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Selain mengistirahatkan lima sopir bus, Terminal Cicaheum Bandung juga mengandangkan empat bus yang tak laik jalan. Keputusan mengandangkan bus itu setelah petugas Dishub melakukan pengecekan administratif dan juga fisik.
Kepala Terminal Cicaheum Bandung, Jujun Juanda mengatakan tidak ada toleransi untuk bus yang tidak memenuhi kriteria, karena salah satu penyebab kecelakaan terbesar selama mudik disebabkan adanya ketidaklayakan kendaraan.
"Kami tidak beri toleransi. Meski fisik bagus tapi administrasi tidak lengkap kita akan istirahatkan bus itu," katanya saat ditemui di Terminal Cicaheum, Bandung, Selasa (14/8).
Dia menuturkan satu dari empat kendaraan yang tidak layak jalan yakni kendala administratif yang tidak lengkap. Sementara sisanya yakni kondisi fisik. "Kalau fisik kita lihat dari ban vulkanisir, kaca retak, mobilnya sudah tua itulah yang kita istirahatkan," jelasnya.
Keempat bus yang tidak layak itu akan dikandangkan dan kemudian diserahkan kepada setiap perusahaan bus untuk membenahi segala kekurangannya.
Dia menambahkan bus yang tak laik didominasi bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan tiga bus. Sementara sisanya yakni bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bus dengan tujuan Purwokerto.(mdk/bal)