Terlampau penuh, TPA Sumur Batu milik Kota Bekasi longsor
TPA Sumurbatu sebenarnya sudah tidak sanggup menampung sampah warga Kota Bekasi.
TPA Sumur Batu milik Pemerintah Kota Bekasi di Kelurahan Sumu Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi longsor akibat terlampau penuh, Senin (25/7) malam. Beruntung, longsornya TPA tersebut tak menelan korban jiwa maupun luka.
"Hanya tempat pengolahan kompos yang rusak karena terkena longsoran," kata seorang pemulung di TPS Sumur Batu, Sugeng, Selasa (26/7).
Menurut Sugeng, tumpukan sampah di zona 3 sudah cukup tinggi, mencapai 20 meter. Lantaran diterpa hujan dan angin dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir, zona itu mudah longsor.
Kepala UPTD TPA Sumurbatu, Atjep Rusfianto mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Beruntung, kata dia, tak ada aktivitas baik pekerja maupun pemulung di titik longsor.
"Akibatnya pabrik pengolahan kompos rusak berat karena tertimbun longsoran sampah," kata Atjep.
Selain itu, kata Atjep, terjadi antrean truk sampah masuk ke TPA Sumur Batu karena sejumlah alat berat kini tengah fokus membersihkan longsoran.
"Kami akan membersihkan longsoran agar aktivitas pembuangan di TPA Sumur Batu segera normal kembali," ujar Atjep.
Seperti diketahui, produksi sampah warga Kota Bekasi setiap hari mencapai 1.600 ton perhari. Hanya saja, tak semua sampah tersebut dapat dibuang ke TPA Sumurbatu. Penyebabnya, jumlah armada dan lokasi pembuangan yang terbatas mencapai 15 hektar lebih dan sudah tak sanggup menampung.(mdk/ary)