Terkendala pembebasan lahan, target selesai proyek Tol Semarang-Batang molor
PT Jasa Marga masih mengebut pengerjaan proyek jalan tol Trans Jawa Semarang-Batang. Namun proyek sepanjang 75 kilometer itu terkendala pembebasan lahan pesantren dan masjid di wilayah Ngaliyan.
PT Jasa Marga masih mengebut pengerjaan proyek jalan tol Trans Jawa Semarang-Batang. Namun proyek sepanjang 75 kilometer itu terkendala pembebasan lahan pesantren dan masjid di wilayah Ngaliyan.
"Kita masih upayakan pengerjaan fisiknya terkendala pembebasan tanah. Kalau belum bebas tidak bisa dikerjakan," kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani kepada wartawan, Semarang, Rabu (17/10).
Mengenai target awal pembebasan lahan tol Semarang-Batang sendiri harus tuntas bulan September. Namun karena sejumlah kendala, target akhirnya mundur hingga akhir Oktober 2018.
"Ada beberapa lahan yang belum bebas. Utamanya lahan tambahan di koneksi simpang susun Krapyak Semarang. Untuk pesantren rencana 20 November dipastikan pindah dan dibongkar," jelasnya.
Pembebasan seluruh lahan penting untuk memastikan agar tol Semarang-Batang bisa beroperasi bulan Desember. "Rencana uji kelayakan operasi tol dilaksanakan 1 sampai 20 Desember 2018," ungkapnya.
Terkait lahan 67 hektare tol ruas tambahan di Batang nantinya akan dikoordinasikan dengan semua pihak, agar pada akhir tahun tol bisa selesai dengan target.
"Kami terus berupaya akhir Oktober 2018 bisa selesai, dan bisa digunakan akhir tahun 2018," pungkasannya.
Baca juga:
PT PP optimis tol Pandaan - Malang beroperasi maksimal awal 2019
Jasa Marga incar proyek jalan tol Bandara Kediri milik Gudang Garam
Bongkar makam untuk proyek Tol Semarang, warga temukan gigi emas dan jimat
Dibangun tahun depan, Tol Yogyakarta-Solo masuk proses tender
Menteri Basuki kebut pembangunan tol selatan Jawa dan perbanyak rest area