Terkendala bahasa, ini cara etnis Rohingya berkomunikasi di Aceh
Kalimat tersebut seolah-olah menjadi tren dan banyak digunakan oleh sejumlah pengunjung.
Bahasa masih menjadi kendala dalam melakukan komunikasi dengan pengungsi Rohingya dan imigran gelap Bangladesh. Sehingga setiap harinya ada ada beberapa kalimat yang terucap dari mereka untuk membangun komunikasi dengan relawan dan masyarakat setempat.
Kalimat tersebut seperti "Assalamualaikum, Burma" bila mereka berasal dari Myanmar etnis Rohingya. Akan tetapi bila berasal dari imigran gelap Bangladesh mengucapkan "Assalamualaikum, Bangladesh" dan terakhir mereka mengucapkan Muslim.
Kalimat tersebut seolah-olah menjadi tren dan banyak digunakan oleh sejumlah pengunjung. Terutama relawan yang sudah berminggu-minggu berada di lokasi pengungsian di Kuala Langsa, Kota Langsa.
Bahkan sejumlah awak media pun yang sedang bertugas liputan saat istirahat meniru ucapan tersebut. Sambil melepaskan penat, ucapan-ucapan itu menjadi penghibur sendiri melepaskan lelah.
Kalimat singkat lain yang juga sering digunakan adalah "No Melayu", "No Inggris", "Burma". Kata-kata ini disampaikan kepada orang asing untuk memberitahukan kepada lawan bicaranya tidak bisa bicara selain bahasa Burma.
Baca juga:
Semangat imigran Rohingya pelajari Bahasa Indonesia, Inggris & Aceh
Cerita pengungsi tampan Rohingya dapat HP dari seorang dokter
Pengungsi Rohingya ogah pulang, pilih ingin jadi warga Indonesia
Gendong anak yatim-piatu etnis Rohingya, Mensos berurai air mata
Kisah sedih balita Rohingya di Aceh meninggal karena gizi buruk