Terkendala ahli waris, santunan korban Sukhoi terhambat
"Semua dapat kecuali yang belum karena ahli waris mungkin mereka tidak mau cakar-cakaran karena itu," kata Agung.
Meski kecelakaan pesawat maut Sukhoi Superjet 100 telah berlangsung lama, nyatanya masih ada beberapa persoalan yang masih menggantung. Salah satunya tentang santunan korban. Diketahui masih ada 5 keluarga korban yang belum mendapat santunan dikarenakan persoalan ahli waris.
"Begini Semua dapat kecuali yang belum karena ahli waris mungkin mereka tidak mau cakar-cakaran karena itu," Ujar Menteri Koordinator Kesejateraan Rakyat, Agung Laksono selepas Rapat Koordinasi tingkat Menteri tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kepada wartawan di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (14/6).
Sebelumnya, 30 Keluarga korban kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100 berkumpul di Kantor Kemenhub untuk memenuhi undangan pemerintah. Mereka secara khusus diundang untuk menerima santunan dana dari pemerintah berupa uang sebesar masing-masing Rp 50 juta per keluarga.
Sebenarnya pemerintah mengundang 35 keluarga, namun hanya 30 di antaranya yang hadir. Para keluarga yang tidak hadir di acara tersebut adalah 1 kelurga dari Lampung, 1 Sulawesi Selatan dan 3 lainnya berasal dari Jakarta.(mdk/war)