Terjatuh saat bersihkan abu Kelud, warga Kediri tewas gegar otak
Di Kota Kediri, Dasar merupakan korban kedua yang dilaporkan meninggal saat membersihkan pasir vulkanik Gunung Kelud.
Akibat terpeleset saat membersihkan atap rumah dari abu dan pasir vulkanik Gunung Kelud, Dasar (47) warga perumahan cempaka residen Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri tewas, Rabu (26/2). Korban tewas di RSUD Gambiran akibat gegar otak.
Di Kota Kediri, Dasar merupakan korban kedua yang dilaporkan meninggal saat membersihkan pasir vulkanik Gunung Kelud. Sebelumnya di Kaliombo Kota Kediri seorang pekerja juga tewas saat bersihkan pasir vulkanik Kelud akibat tersengat listrik aliran tinggi.
"Pak Dasar ini tetangga saya, beliau membersihkan rumahnya sendiri, mungkin karena kurang hati-hatian akhirnya terpeleset dan jatuh dari atap hingga mengalami gegar otak. Korban sempat dirawat di rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia di RSUD Gambiran Kota Kediri," kata Aris tetangga korban pada merdeka.com.
Dari catatan merdeka.com, sudah ratusan orang mengalami patah tulang, gegar otak ringan, luka robek akibat dampak tidak langsung erupsi Gunung Kelud yakni jatuh dari atap rumah saat bersih-bersih. Mereka dirawat di RS Gambiran, RS Bhayangkara dan RS Baptis Kota Kediri.
Baca juga:
Aksi Kostrad bantu korban Kelud dan banjir Kampung Pulo
Opick Tombo Ati hibur korban Kelud dan sumbang Rp 100 Juta
Sulap ala Kak Seto hibur anak-anak korban letusan Kelud
Bersihkan abu Kelud, warga Kediri tewas tersengat listrik
Mayat diduga korban Kelud ditemukan membusuk di sawah