LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Terekam Cium Paksa Balita, Pemuda di Samarinda Diciduk Polisi

Polisi menangkap HI (25), pemuda warga Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Kalimantan Timur. Dia diciduk setelah perbuatannya menciumi paksa balita terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

2022-03-23 23:00:00
Video Viral
Advertisement

Polisi menangkap HI (25), pemuda warga Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Kalimantan Timur. Dia diciduk setelah perbuatannya menciumi paksa balita terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Aksi pencabulan HI terjadi di kompleks perumahan, Jalan Pangeran Untung Surapati, Samarinda, Selasa (22/3) pukul 13.50 Wita. Dalam rekaman CCTV berdurasi 17 detik yang beredar luas, terlihat balita yang diketahui berusia 3 tahun hendak menutup pintu pagar rumah. Belum sempat menutup, pria tak dikenal masuk ke halaman rumah.

Pria itu memegang dan dua kali mencium paksa balita itu hingga lari ketakutan ke dalam rumah. Dua wanita terlihat bergegas keluar rumah dan mengusir pria itu. Sambil membawa tas kresek, pria itu bergegas jalan kaki menjauhi rumah itu.

Advertisement

Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Setelah video itu menyebar luas, warganet mendesak kepolisian segera menangkap pria itu, karena perbuatannya meresahkan. Polisi pun bergerak cepat dan mengamankan HI di rumahnya Jalan Slamet Riyadi, Selasa (22/3) malam.

"Kami respons cepat video itu, pelaku kami amankan di rumahnya sekitar jam 10 tadi malam," kata Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara ditemui merdeka.com di kantornya Jalan Jakarta, Rabu (23/3).

Advertisement

Pelaku HI merupakan seorang buruh sekop pasir. "Informasi sementara keterangan dia (pelaku HI), dia pulang kerja menuju rumahnya. Jadi, dia seperti mendapat halusinasi kalau mencium anak itu, dia akan sembuh," sebut Anwara.

Kasus itu kini ditangani Polresta Samarinda. Pelaku HI dibawa ke RS Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam di Samarinda. Polisi ingin memastikan kondisi kejiwaannya. "Sementara itu yang bisa saya sampaikan," pungkas Anwara.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.