Terduga teroris di Cirebon diduga sasar polisi dan rebut senjata
Terduga teroris di Cirebon diduga sasar polisi dan rebut senjata. Pelaku berinisial IM itu membawa sebuah ransel. Di dalam ransel ditemukan sejumlah barang bukti.
Petugas hingga kini masih memeriksa IM (31), terduga teroris yang diamankan jelang kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandara Cakrabuana Kota Cirebon, Jawa Barat. Pelaku diduga hendak melakukan aksi teror sendiri atau dikenal lone wolf dengan mengincar anggota kepolisian yang tengah bertugas.
"Biasanya yang seperti ini sasarannya petugas. Petugas bersenjata dilumpuhkan lalu senjatanya bisa diambil," kata Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, saat dihubungi merdeka.com, Senin (18/9).
Namun kepastian pelaku menjalankan aksinya perorangan masih didalami kepolisian. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Cirebon.
"Sekarang masih diperiksa di Polres Cirebon oleh Densus dan BNPT," kata Umar.
Pelaku berinisial IM itu membawa sebuah ransel. Di dalam ransel ditemukan sejumlah barang bukti.
"Pelaku lone wolf. Di dalam ransel ditemukan sangkur, airsoft gun, ada molotov," katanya.
Sebelumnya, IM, diringkus anggota kepolisian di Bandar Udara Cakrabhuana, Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/9) sore. Penangkapan dilakukan beberapa saat sebelum Presiden Jokowi mendarat di Kota Cirebon, dalam rangka menghadiri acara festival keratonan nusantara.
Baca juga:
Teroris dibekuk jelang kedatangan Jokowi sebar molotov di area bandara
Terduga teroris di Cirebon bawa tulisan ajakan jihad saat ditangkap
Terduga teroris diciduk jelang kedatangan Jokowi diduga jaringan Cirebon
Terduga teroris di Cirebon pantau bandara sejak minggu malam
Teroris diciduk jelang Jokowi tiba di Cirebon bawa sangkur, airsoft gun & molotov
Jelang kedatangan Jokowi, terduga teroris diciduk dekat Bandara Cirebon