Tentukan 1 Ramadan 1438 H, Kemenag pantau hilal dari 33 titik
Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat sore hari ini untuk menentukan awal Ramadan 1438 H. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, sidang isbat dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.
Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat sore hari ini untuk menentukan awal Ramadan 1438 H. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, sidang isbat dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.
"Sidang isbat akan diawali dengan pemaparan dari badan hisab dan rukyat Kemenag terkait posisi hilal," katanya usai menghadiri rapat Persiapan Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (26/5).
Pemaparan oleh badan hisab dan rukyat Kemenag akan merujuk pada posisi hilal dilihat dari seluruh wilayah di Tanah Air, bahkan dari seluruh penjuru dunia. Ada sekitar 33 titik yang ditentukan Kemenag untuk melihat hilal di Tanah Air.
"Posisi hilal itu seperti apa (akan dipaparkan) karena dari situlah nanti akan dijajaki apakah hilal sudah bisa dilihat atau tidak," ujarnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap petugas yang disebar Kemenag ada yang melihat posisi hilal di Tanah Air. Sehingga 1 Ramadhan jatuh pada Sabtu (27/5). Namun jika tidak, maka 1 Ramadan 1438 H akan jatuh pada Minggu (28/5).
"Kalau tidak ada satu pun yang melihat hilal, maka ya bulan Sya'ban ini akan digenapkan menjadi 30 hari. Lalu kemudian 1 Ramadhan baru hari Ahad, hari Minggunya," tutupnya.(mdk/noe)