Temui Jalan Buntu, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Korban Mutilasi di Sidoarjo
Penyelidikan kasus mutilasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/6), menemui jalan buntu. Sudah tiga minggu berjalan, polisi belum dapat menguak identitas korban.
Penyelidikan kasus mutilasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (10/6), menemui jalan buntu. Sudah tiga minggu berjalan, polisi belum dapat menguak identitas korban.
Temuan mayat laki-laki tanpa lengan dan telapak kaki di bawah jembatan Layang Trosobo, Kecamatan Taman Sidoarjo dan di Kenjeran Surabaya, hingga kini masih menjadi misteri. Polisi tidak kunjung dapat menemukan keluarga dari korban pembunuhan itu.
Kasi Humas Polres Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengungkapkan, hingga saat ini polisi masih terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban. Meski ada beberapa orang yang melihat langsung jasad korban, namun tidak sesuai dengan ciri-ciri keluarga.
"Masih penyelidikan mas. Ada orang yang melihat namun tidak sesuai dengan ciri-ciri yang dimaksud," ujar Iptu Novi dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (27/6).
Demikian juga saat ditanya tentang hambatan dari pengungkapan kasus ini, dia pun hanya menegaskan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Untuk sementara pihak Kepolisian masih terus berupaya untuk melakukan penyelidikan," tambahnya.
Sayangnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, tidak merespons saat berupaya dikonfirmasi terkait hal ini. Pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp, tidak terlihat telah dibaca meski sudah beberapa waktu lamanya.
Diketahui, sesosok mayat laki-laki pertama kali ditemukan warga penjaga warung kopi di selokan tepatnya di bawah jalan layang Trosobo, Kecamatan Taman Sidoarjo pada Sabtu, (10/6) pagi. Mayat yang ditemukan terbungkus plastik hijau dalam kondisi tanpa lengan dan kaki tersebut diduga merupakan korban mutilasi.
Selang dua hari, warga Surabaya digemparkan dengan temuan potongan kaki di kawasan Kenjeran Park Surabaya. Diduga bagian kaki tersebut identik dengan tubuh yang ditemukan di kawasan Trosobo, Kecamatan Taman Sidoarjo.
Sejumlah upaya pun sudah dilakukan polisi. Mulai mendatangi TKP, memeriksa CCTV di sekitar lokasi, membuka posko aduan orang hilang, hingga mengirim sampel tulang korban ke laboratorium DNA di Pusdokkes Polri.