Tembok Pagar Kecamatan Cikupa Ambruk Usai Diguyur Hujan Setengah Jam
Tembok pagar tersebut belum lama selesai dibangun dan baru rampung sekira pertengahan tahun 2018.
Belum setahun dibangun pagar tembok kantor Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, ambruk, Rabu (28/11) sore.
Hendar, camat Cikupa mengatakan, pagar tembok dengan panjang sekira 7 meter itu ambruk setelah hujan deras turun sekira 30 menit.
"Kami menduga penyebabnya karena hujan kencang yang turun, sehingga tembok itu ambruk," ucap Camat Cikupa.
Selain hal tersebut, lanjut dia, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kabupaten Tangerang juga tengah melakukan pengerjaan saluran air (U-dith). "Memang ada pengerukan tanah untuk saluran drainase juga," terang Hendar.
Dari pengakuannya, tembok pagar tersebut belum lama selesai dibangun dan baru rampung sekira pertengahan tahun 2018.
"Baru selesai dibangun itu, terus langsung ambruk. Untungnya tidak kena petugas kecamatan karena kan saat itu jam pulang pegawai," kata dia.
Sementara kepala Dinas Bangunan dan Tata Ruang Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan, pembangunan pagar kantor kecamatan Cikupa itu, merupakan proyek penunjukan langsung tahun anggaran 2018.
"Selanjutnya, silakan konfirmasi ke Kecamatan Cikupa dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air," ucap Taufik.
Baca juga:
Konstruksi Bangunan Tidak Kuat, Asrama Putri Ponpes Al Azhar Gresik Roboh
Pintu Kaca RS Mulia Bogor Ambruk, Tiga Pengunjung Terluka
Sejumlah Saksi Diperiksa Terkait Tembok SD Roboh di Pekanbaru Tewaskan Dua Pelajar
Diguyur hujan disertai angin kencang, rumah nenek Siti di Jembrana ambruk
Tembok Sekolah Dasar di Pekanbaru Roboh, Sejumlah Pelajar Tertimpa
Siswi SMA 14 Tewas Akibat Tertimpa Tembok SD Yang Roboh di Pekanbaru
Satu Lagi Pelajar Tewas Tertimpa Tembok SD Roboh di Pekanbaru