Telusuri senpi milik Gatot, polisi gandeng PT Pindad
Telusuri senpi milik Gatot, polisi gandeng PT Pindad. Sejauh ini polisi telah memeriksa delapan orang saksi terkait kepemilikan senjata api ilegal Gatot. Gatot berdalih senpi ini untuk syuting film.
Penyidik Resmob Mapolda Metro Jaya terus mendalami kasus kepemilikan senjata api dan amunisi mantan ketum PARFI, Gatot Brajamusti. Salah satunya menjalin kerja sama dengan polisi luar negeri.
"Untuk menelusuri silsilah senjata api Gatot, kami akan bekerjasama dengan US Embassy, bahkan kami juga akan bekerja sama dengan Biro The Bureau ATF (Alcohol, Tobacco, firearms dan explosives). Kami berharap segera menemukan titik terang," ujar Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, kepada merdeka.com, Senin (19/9).
Budi menjelaskan diskusi terkait kasus tersebut dengan US Embassy akan dilakukan hari ini. Selain dari pihak luar, konsultasi hal serupa akan dilakukan bersama PT Pindad.
"Rencananya hari ini atau Selasa dari US Embassy akan ke Resmob juga. Minggu depan juga kami akan bekerjasama dengan PT Pindad terkait amunisi, Laboratorium Forensik (Labfor) terkait dengan proyektil/ribuan amunisi, dan Baintelkam dalam hal ini Wasendak untuk register, asal usul dan sejarah amunisi senpi tersebut," lanjut Budi.
Sejauh ini polisi telah memeriksa delapan orang saksi terkait kepemilikan senjata api ilegal Gatot.
Baca juga:
Kasus senpi Aa Gatot, Nadine Chandrawinata diperiksa Polda Metro
Besok, Nadine Chandrawinata diperiksa Polda Metro terkait Aa Gatot
Reza Artamevia diperiksa Propam soal foto bareng anggota Polda NTB
Kasus pemerkosaan Gatot, korban kedua dijadikan saksi mahkota
Senin depan, Wahyu & Nadien dijadwalkan diperiksa terkait Aa Gatot
Polisi sebut rekan tahu dan lihat Gatot punya senjata api
Pengacara korban C: Gatot senang lakukan seks ramai-ramai