Tekan golput, relawan demokrasi akan datangi pengajian dan sekolah
Secara keseluruhan ada 108 relawan demokrasi bentukan KPU DKI. Di mana setiap segmentasi terdapat 18 sampai 25 orang. Mereka harus netral dan tidak boleh memihak salah satu calon dalam Pilkada DKI.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengukuhkan relawan demokrasi di The Media Hotel, Gunung Sahari, Jakarta Pusat (16/11). Komisioner KPU DKI Betty Epsilon Idross mengatakan, relawan ini disiapkan untuk membantu KPU menurunkan angka golput pada pemungutan suara Februari 2017.
"Para relawan ini memanfaatkan momentum jadi bukan menciptakan momentum melalui kegiatan kegiatan yang dilakukan masyarakat agar masyarakat menggunakan hak pilihnya," ujar Betty.
Relawan yang akan diterjunkan terdiri dari perempuan, penyandang difabel, pemilih pemula, tokoh agama, profesional dan hingga kaum marjinal. Para relawan berasal dari seluruh wilayah di Jakarta.
Relawan ini bertugas melakukan pendekatan kepada masyarakat dan pemilih pemula melalui kegiatan mereka. Momentum yang digunakan beragam, dari kegiatan masyarakat sampai aktivitas pemilih pemula di sekolah dan kampus.
"Untuk pemilih pemula mereka (relawan) akan datang ke acara acara pengajian, kegiatan pramuka, PMR atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Kita juga mengadakan election camp yang pesertanya pelajar dan mahasiswa," ujar Betty.
Betty menyebutkan, secara keseluruhan ada 108 relawan demokrasi bentukan KPU DKI. Di mana setiap segmentasi terdapat 18 sampai 25 orang. Relawan ini dipilih setelah melalui proses pendaftaran. Syaratnya, mereka harus netral dan tidak boleh memihak salah satu calon dalam Pilkada DKI.
Baca juga:
Pilgub 2018, KPU Kalimantan Timur minta uang Rp 486 M ke Pemprov
Ketua KPU DKI: Pengamanan tak perlu berlebihan bisa bikin rugi calon
Batas pendaftaran pemilih yang belum masuk DPS hingga 19 November
Ini alasan KPU DKI soal besarnya dana kampanye pasangan calon
KPU DKI sebut iklan PPP dukung Ahok di TV masuk pelanggaran berat