Tebing 50 meter longsor di Banjarnegara, satu hektar sawah rusak
Bencana tanah longsor terjadi di Desa Majatengah RT 4 RW 2, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/9) sekira pukul 10.00 WIB. Tebing setinggi 50 meter longsor dan mengakibatkan luncuran material selebar 30 meter dengan tinggi mencapai 3 meter dan mengakibatkan jalan tertutup.
Bencana tanah longsor terjadi di Desa Majatengah RT 4 RW 2, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/9) sekira pukul 10.00 WIB. Tebing setinggi 50 meter longsor dan mengakibatkan luncuran material selebar 30 meter dengan tinggi mencapai 3 meter dan mengakibatkan jalan tertutup.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana longsor itu. Namun, kejadian itu membuah rumah, gudang dan sepetak sawah rusak. "Kami laporkan bahwa saat kejadian tidak terjadi hujan, hujan terjadi malam hari. Info sementara tidak ada korban jiwa," tegas Humas Kantor Basarnas Kota Semarang, Affandi, kepada merdeka.com Selasa (27/9).
Terkait korban jiwa, Affandi menyatakan, sampai saat ini masih simpang siur dan belum bisa dipastikan.
"Beberapa masyarakat sekitar memberikan informasi masih simpang siur terkait korban jiwa. Sebab kondisi pagi ini ada acara Pasaran Selasa Kliwon yang biasanya rame dikunjungi masyarakat," terangnya.
Saat ini, tim gabungan Tim Reaksi Ceat (TRC) BPBD Banjarnegara, TNI, POLRI, Kecamatan, Tagana, RAPI, Relawan Destana, Perhutani, Dinas PSDA Jateng dan berbagai unsur sar maupun relawan tiba di lokasi sebanyak kurang lebih 200 perosnel.
"Upaya yang akan dilakukan BPBD Jateng saat ini mengerahkan alat berat, membersihkan puing-puing longsor dengan alat kerja, menutup jalan utama dan mengalihkan ke jalur alternatif," ungkapnya.
Selain itu juga membuka posko pengaduan orang hilang di Kecamatan Kalibening. Serta. mengerahkan sumber daya dan peralatan yg dibutuhkan untuk menangani dan mengatasi bencana longsor tersebut.